Indotnesia - Makan Indomie, Mie Sedaap, Supermi, Nissin Ramen, Samyang, dan sejenisnya memang lezat di lidah. Namun, makan mie instan setiap hari bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Meski tiap merek memiliki rasa dan nutrisi yang berbeda, namun harap diketahui, sebagian besar mie instan cenderung rendah serat dan protein. Belum lagi, kandungan lemak, karbohidrat, natrium, dan mikronutriennya yang justru lebih tinggi.
Lalu, apa jadinya kalau kita kebanyakan mengonsumsi mie instan? Berikut bahaya makan mie instan setiap hari seperti dikutip dari Health Digest:
Sindrom Metabolik
Sindrom metabolik adalah istilah medis untuk menggambarkan kombinasi beberapa kondisi kesehatan, yang meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.
Konsumsi mie instan dapat memicu tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, dan kadar kolesterol atau trigliserida yang tidak normal.
Kelebihan Natrium
Meski termasuk nutrisi yang penting, makan terlalu sodium atau natrium dapat berbahaya bagi kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan batasan konsumsi natrium harian yakni 2.400 mg atau sekitar 1 sendok teh garam per hari.
Dalam satu kemasan Indomie Goreng Rasa Rendang terdapat 1.060 mg natrium. Bahkan beberapa merek mie instan lainnya kandungan natriumnya bisa lebih banyak. Belum lagi, kita juga mengonsumi garam dari makanan lain setiap harinya.
Baca Juga: Maret 2022, Kemiskinan di Yogyakarta Masih Tinggi Dibandingkan Level Nasional
Kelebihan natrium berdampak pada tekanan darah sehingga menyebabkan hipertensi dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Tekanan Darah Tinggi
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, makan mie instan setiap hari bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Dari situ, kemudian secara perlahan bisa berdampak buruk pada arteri, jantung, otak, ginjal, mata, dan seksualitas.
Tekanan darah tinggi juga naik secara tiba-tiba hingga menyebabkan hilangnya ingatan, kebutaan, masalah fungsi ginjal, nyeri dada, edema paru, serangan jantung, dan stroke.
Kenaikan Berat Badan
Makan mie instan setiap hari bisa menyebabkan kenaikan badan. Memang jumlah kalori yang tercantum pada kemasan tampak tidak mengkhawatirkan pada awalnya, tapi sebagian orang nggak sadar kalau mereka mengkonsumsinya lebih dari satu porsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
-
Tren Pasang Bi-LED di Vario 125 Makin Ramai, Pakar Kelistrikan Jogja Wanti-wanti Hal Ini
-
5 Lipstik Wardah Paling Tahan Lama, Awet 12 Jam Tanpa Touch Up
-
Apa Itu SPL dalam Parfum? Ini Panduan Lengkapnya Sebelum Membeli Wewangian
-
Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL
-
Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI
-
'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21
-
Lionel Messi Dapat Kabar Buruk dari Keluarga di Tengah Piala Dunia 2026
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026