/
Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:39 WIB
Pixabay/gianyasa

Bahkan semangkuk besar mie instan akan membuat Anda merasa lapar lagi. Mie instan tidak membuat Anda kenyang? Ya, ini karena makan dengan banyak karbohidrat olahan dapat menyebabkan gula darah melonjak, kemudian turun, sehingga mendorong Anda makan lebih banyak lagi.

Kandungan serat dan protein yang rendah dalam mie instan juga membuat Anda tidak dapat mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) yang sehat. Mie instan mengandung banyak lemak jenuh yang bikin lingkar pinggang bertambah.

Kerusakan Hati

Selain risiko sindrom metabolik, penambahan berat badan, dan gagal jantung, mie instan dapat menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi secara berlebihan.

Beberapa bahan mie instan terutama pengawet sangat sulit dihancurkan oleh hati. Sebenarnya ada beberapa makanan tidak sehat lainnya yang harus dihindari termasuk daging olahan, donat, popcorn di bioskop, tiram mentah, jus buah manis, dan selai kacang rendah lemak.

Kekurangan Nutrisi

Jika mengonsumsi mie instan setiap hari, kita akan kehilangan nutrisi yang penting bagi tubuh, yakni serat dan protein. Dengan serat yang cukup, pergerakan usus menjadi lebih baik, berat badan seimbang, dan menurunkan risiko jantung, diabetes, serta beberapa jenis kanker.

Makan protein yang cukup juga membantu tubuh memperbaiki sel sehingga penting bagi pertumbuhan dan perkembangan, terutama anak-anak, remaja, dan ibu hamil.

Itulah beberapa bahaya makan mie instan setiap hari bagi kesehatan. Kita sebenarnya masih boleh menikmati makanan tersebut asal tidak berlebihan.

Baca Juga: Maret 2022, Kemiskinan di Yogyakarta Masih Tinggi Dibandingkan Level Nasional

Pastikan pilih mie yang sehat, atau gunakan setengah dari paket bumbunya, dan tambahkan juga sayur dan protein.

Load More