Bahkan semangkuk besar mie instan akan membuat Anda merasa lapar lagi. Mie instan tidak membuat Anda kenyang? Ya, ini karena makan dengan banyak karbohidrat olahan dapat menyebabkan gula darah melonjak, kemudian turun, sehingga mendorong Anda makan lebih banyak lagi.
Kandungan serat dan protein yang rendah dalam mie instan juga membuat Anda tidak dapat mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) yang sehat. Mie instan mengandung banyak lemak jenuh yang bikin lingkar pinggang bertambah.
Kerusakan Hati
Selain risiko sindrom metabolik, penambahan berat badan, dan gagal jantung, mie instan dapat menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi secara berlebihan.
Beberapa bahan mie instan terutama pengawet sangat sulit dihancurkan oleh hati. Sebenarnya ada beberapa makanan tidak sehat lainnya yang harus dihindari termasuk daging olahan, donat, popcorn di bioskop, tiram mentah, jus buah manis, dan selai kacang rendah lemak.
Kekurangan Nutrisi
Jika mengonsumsi mie instan setiap hari, kita akan kehilangan nutrisi yang penting bagi tubuh, yakni serat dan protein. Dengan serat yang cukup, pergerakan usus menjadi lebih baik, berat badan seimbang, dan menurunkan risiko jantung, diabetes, serta beberapa jenis kanker.
Makan protein yang cukup juga membantu tubuh memperbaiki sel sehingga penting bagi pertumbuhan dan perkembangan, terutama anak-anak, remaja, dan ibu hamil.
Itulah beberapa bahaya makan mie instan setiap hari bagi kesehatan. Kita sebenarnya masih boleh menikmati makanan tersebut asal tidak berlebihan.
Baca Juga: Maret 2022, Kemiskinan di Yogyakarta Masih Tinggi Dibandingkan Level Nasional
Pastikan pilih mie yang sehat, atau gunakan setengah dari paket bumbunya, dan tambahkan juga sayur dan protein.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua