/
Selasa, 26 Juli 2022 | 10:20 WIB
Lokasi kericuhan antara suporter dan warga di Jalan Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (25/7/2022). (Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id)

Indotnesia -  Jogja kembali menjadi trending di Twitter setelah peristiwa kericuhan massa suporter sepak bola yang diduga berasal dari Solo, Jawa Tengah, pada Senin (25/7/2022).

Melansir Suara.com, massa tersebut sempat bergesekan dengan warga di Jalan Gejayan, kemudian keributan kembali pecah di Flyover Jombor, Mlati Sleman.

Berikut fakta-fakta tentang kericuhan massa suporter bola yang terjadi di Jogja:

Rombongan Menuju Magelang

Kapolsek Mlati Kompol Andhies Fitriya Utomo mengatakan pertikaian itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika rombongan suporter dari Solo menuju ke barat melewati Flyover Jombor.

Mereka menuju arah Magelang hingga terjadi cekcok dengan masyarakat. Bahkan, sempat ada aksi lempar batu di lokasi kejadian. Meski demikian, sudah ada keributan sebelum rombongan suporter melintas di Flyover Jombor.

"Tadi sempat datangnya rombongan menuju ke Magelang melintas di seputaran jalan di Sleman termasuk juga di Jombor. Tadi ada sedikit cekcok dengan masyarakat," katanya.

"Tidak [dihadang] mungkin sudah ada sedikit ribut di sebelum masuk ke flyover sini. Tadi sempat kesalahpahaman adu mulut di jalan sehingga ada lemparan-lemparan batu," imbuhnya.

Ada Tiga Korban Luka

Baca Juga: Cari Tahu Apa itu HAKI yang Bikin Baim Wong Kekeh Daftarkan Citayam Fashion Week

Pihak kepolisian mengonfirmasi setidaknya ada tiga orang mengalami luka akibat kericuhan di Jalan Affandi, Gejayan. Korban berasal dari Jawa Tengah dan telah dilarikan ke puskesmas.

Kapolsek Depok Barat AKP Mega Tetuko menuturkan para korban mengalami luka di bagian kepala dan menjalani rawat jalan. Pihaknya juga telah mengamankan dua unit kendaraan roda dua.

Patroli dan Penjagaan

Polres Bantul dalam akun Instagram-nya merilis video yang memperlihatkan pelaksanaan patroli dan penjagaan di wilayah Blok O, Ketandan, dan seputaran Ring Road Selatan, pada malam hari.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah meluasnya keributan antar-suporter bola yang terjadi pada siang sebelumnya. Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK memimpin langsung patroli yang juga melibatkan personel dari polres dan polsek jajaran dibantu Pokdar Kamtibmas Banguntapan.

Ancaman Pemilik Persis Solo

Load More