Indotnesia - Lagi putus cinta langsung curhat di media sosial? Sebenarnya boleh-boleh saja, tapi yang terpenting adalah memprioritaskan diri sendiri untuk menjadi lebih baik.
Putus cinta memang menimbulkan emosi yang rumit. Ada rasa lega, bingung, patah hati, sekaligus sedih, semuanya campur aduk. Tapi ini adalah reaksi normal terhadap berakhirnya suatu hubungan.
Cinta yang berakhir dengan baik-baik saja bahkan masih meninggalkan perasaan yang tidak nyaman. Tak jarang, pelampiasan pun dicurahkan di medsos.
Tapi, bagaimana sih cara bersikap yang baik di media sosial setelah putus cinta? Berikut beberapa hal yang do and don'ts di dunia maya setelah putus dari pacar, seperti yang dilansir dari Healthline:
Hindari Membuka Media Sosial
Terapis Pernikahan dan Keluarga Katherine Parker mengatakan medsos menciptakan lingkungan yang tidak sehat. Ada peluang intimidasi pasit-agresif di sana.
Jadi pilihannya adalah rehat sejenak dari semua plati=form medsos setelah putus cinta. Hal ini memastikan tidak merusak suasana hati kamu, misalnya nggak sengaja menemukan foto mantan atau pasangan lain yang tampak sempurna.
Jika terpaksa menggunakan medsos, sebaiknya hanya terhubung dengan temn atau keluarga dekat. Tapi, kamu juga bisa kok memilih untuk menghapus Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok dari hape kamu. Cukup gunakan aplikasi pesan atau chat untuk tetap terhubung dengan orang lain.
Jangan Posting tentang Putus Cinta
Baca Juga: Viral Video Anak SD dengan Kutu Melimpah, Begini Cara Menghilangkan Kutu Rambut
Kamu nggak perlu kok untuk mengabarkan di medsos tentang putus cintamu. Ya, cukup orang-orang tertentu saja yang cukup tahu tentang kabar berakhirnya hubungan kamu dengan pacar.
"Media sosial bukanlah tempat untuk mengungkapkan perasaan atau frustasi kamu terhadap mantan," ujar Parker.
Mungkin kamu ingin bilang ke semua orang tentang kelakuan mantan yang suka berbohong atau berbuat salah. Tapi, simpan rasa frustasimu itu di medsos dan ungkapkan ke orang yang kamu percayai saja.
Jangan Buru-buru Ubah Status di Facebook
Kalau kamu masih aktif di Facebook, cobalah untuk tidak butu-buru mengganti status "In a Relationship" menjadi "Single". Pilihan terbaik adalah menyembunyikan status kamu dari profil.
Kalau kamu menyembunyikan status untuk beberapa lama, orang lain mungkin cenderung nggak memperhatikan perubahan tersebut. Kalaupun iya, perpisahan kamu akan menjadi berita lama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati