/
Kamis, 29 September 2022 | 11:41 WIB
lizzo - twitter

Indotnesia - Konser penyanyi Amerika Lizzo pada Selasa (27/9/2022) di Washington DC menampilkan pertunjukan bersejarah. Ia memukau penggemar dengan penampilannya memainkan seruling kristal berusia 200 tahun yang pernah dimiliki mantan Presiden Amerika Serikat James Madison.

Dalam kesempatan tersebut, Lizzo yang pandai bermain suling diberikan izin oleh The Library of Congress untuk memainkan instrumen tersebut.

Lewat cuplikan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @lizzobeeating, terlihat penyanyi berusia 34 tahun itu memainkan beberapa nada sambil menggoyangkan tubuh bagian bawahnya secara bersamaan.

“The Library of Congress mengizinkanku memainkan seruling kristal bersejarah berusia 200 tahun di atas panggung malam ini. Belum ada yang pernah mendengarkan bagaimana suaranya, sekarang kamu dengarkan,” tulis Lizzo dalam bahasa Inggris pada keterangan video yang diunggahnya.

Penonton seketika juga berteriak histeris kegirangan saat Lizzo mengambil seruling tersebut, lalu memainkannya dengan antusias.

Di tengah penampilannya bermain seruling legendaris tersebut, Lizzo mengungkap kegembiraannya dengan menyebut bahwa instrumen itu rasanya seperti ia sedang bermain dari gelas anggur.

"It's like playing out of a wine glass. I just twerked and played James Madison's flute from the 1800s!" ungkapnya berseri-seri.

Dilansir dari BBC, juru bicara The Library of Congress menyebut bahwa seruling tersebut dulunya jarang dimainkan di depan umum dan hanya digunakan saat acara tertentu, terutama saat masa pemerintahan Madison.

Hingga Lizzo menampilkannya di publik, kurator The Library of Congress yang telah bekerja di tempat tersebut sejak 1993 belum pernah mendengarnya dimainkan secara langsung. 

Baca Juga: Raja Charles III Rilis Monogram Baru Kerajaan Inggris, Ini Maknanya

Oleh karena itu, pertunjukan konser penyanyi hit ‘Truth Hurts’ tersebut mencatat sejarah baru dengan bermain seruling kristal yang menjadi benda penting bagi Amerika Serikat.

Diketahui, seruling tersebut diselamatkan The Library of Congress dari Gedung Putih pada tahun 1814 selama invasi Inggris ke Washington DC. 

Load More