Indotnesia - Konser penyanyi Amerika Lizzo pada Selasa (27/9/2022) di Washington DC menampilkan pertunjukan bersejarah. Ia memukau penggemar dengan penampilannya memainkan seruling kristal berusia 200 tahun yang pernah dimiliki mantan Presiden Amerika Serikat James Madison.
Dalam kesempatan tersebut, Lizzo yang pandai bermain suling diberikan izin oleh The Library of Congress untuk memainkan instrumen tersebut.
Lewat cuplikan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @lizzobeeating, terlihat penyanyi berusia 34 tahun itu memainkan beberapa nada sambil menggoyangkan tubuh bagian bawahnya secara bersamaan.
“The Library of Congress mengizinkanku memainkan seruling kristal bersejarah berusia 200 tahun di atas panggung malam ini. Belum ada yang pernah mendengarkan bagaimana suaranya, sekarang kamu dengarkan,” tulis Lizzo dalam bahasa Inggris pada keterangan video yang diunggahnya.
Penonton seketika juga berteriak histeris kegirangan saat Lizzo mengambil seruling tersebut, lalu memainkannya dengan antusias.
Di tengah penampilannya bermain seruling legendaris tersebut, Lizzo mengungkap kegembiraannya dengan menyebut bahwa instrumen itu rasanya seperti ia sedang bermain dari gelas anggur.
"It's like playing out of a wine glass. I just twerked and played James Madison's flute from the 1800s!" ungkapnya berseri-seri.
Dilansir dari BBC, juru bicara The Library of Congress menyebut bahwa seruling tersebut dulunya jarang dimainkan di depan umum dan hanya digunakan saat acara tertentu, terutama saat masa pemerintahan Madison.
Hingga Lizzo menampilkannya di publik, kurator The Library of Congress yang telah bekerja di tempat tersebut sejak 1993 belum pernah mendengarnya dimainkan secara langsung.
Baca Juga: Raja Charles III Rilis Monogram Baru Kerajaan Inggris, Ini Maknanya
Oleh karena itu, pertunjukan konser penyanyi hit ‘Truth Hurts’ tersebut mencatat sejarah baru dengan bermain seruling kristal yang menjadi benda penting bagi Amerika Serikat.
Diketahui, seruling tersebut diselamatkan The Library of Congress dari Gedung Putih pada tahun 1814 selama invasi Inggris ke Washington DC.
Tag
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
CEK FAKTA: Prabowo Copot AHY dari Menko IPK Februari 2026, Benarkah?
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
-
Carabao Internasional Open Ajang Apa? Bella Bonita Istri Denny Caknan Jadi Juara
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Pesawat Ditembaki di Koroway Papua, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat Meski Pilot Tewas
-
Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?