Indotnesia - Menjalin hubungan perlu dilakukan dengan komunikasi yang jelas agar keduanya dapat berjalan beriringan. Sayangnya, tidak semua pasangan dapat menerapkan pola hubungan tersebut.
Salah satu ciri hubungan yang tidak memiliki komunikasi baik adalah adanya pasangan yang manipulatif.
Umumnya, orang manipulatif hanya ingin memanfaatkan keadaan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam hubungan, biasanya pasangan manipulatif melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan kendali atas pasangannya.
Ketika kamu terus bersama dengan pasangan manipulatif, seringkali kamu akan merasa rendah diri, tidak pernah merasa cukup, cemas, dan takut ditinggalkan.
Hal itu terjadi karena setiap kali ia merasa salah, orang manipulatif justru akan memojokkan pasangannya untuk membuat seolah-olah dialah yang paling benar.
Oleh karena itu, jangan sampai kamu salah memilih pasangan. Kenali ciri-ciri pasangan manipulatif di bawah ini.
Cir-ciri Pasangan Manipulatif
1. Sering Melontarkan Humor Jahat
Ciri pasangan manipulatif dapat dilihat dari sikapnya yang kerap mengatakan atau melakukan sesuatu yang jahat, tetapi beralasan bahwa mereka hanya bercanda.
Baca Juga: Sinopsis Lookism, Serial Animasi Webtoon Korea yang Resmi Tayang di Netflix November 2022
Jika hal tersebut terus terjadi dalam hubunganmu, bisa saja itu merupakan taktik untuk menyerang kelemahan dan membuatmu insecure.
Setelah menemukan titik tersebut, pasangan manipulatif akan merasa lebih unggul lalu bertindak sewenang-wenang.
2. Sering Melakukan Silent Treatment
Silent treatment adalah sikap mendiamkan seseorang sebagai salah satu ‘hukuman’. Biasanya itu dilakukan karena adanya kesalahan atau hal yang tidak disukai seseorang dari orang lain.
Dalam hubungan asmara, biasanya terjadi dengan sikap pasangan yang mogok bicara maupun mengabaikan semua bentuk komunikasi lewat ponsel.
Sikap silent treatment dalam hubungan umumnya dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan kendali dan membuat pasangan merasa bersalah serta perlu bertanggung jawab atas perilakunya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Pocong Berdarah di Dahan Sengon Buto yang Dilihat oleh Lek Salim
-
TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Sekda Riau Jadi Saksi Sidang Korupsi Dinas PUPR yang Seret Abdul Wahid
-
Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal
-
WFH ASN Kota Jogja Dimulai Besok, Wajib Isi Rencana Kerja dan Diawasi Ketat
-
Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Kapal Tanker Terpaksa Putar Balik di Oman
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!