Indotnesia - World Giving Index (WGI) merilis laporan tahunan tentang kedermawanan global dan menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia dengan skor 68 persen di peringkat pertama pada Jumat (21/10/2022).
Laporan tersebut diterbitkan oleh Charities Aid Foundation (CAF) yang disusun berdasarkan analisis terhadap hasil survei lebih dari 1,96 juta responden di 119 negara di seluruh dunia yang dikumpulkan oleh Gallup sejak 2009.
“Indonesia memiliki tingkat donasi tertinggi dan sukarelawan di dunia. Selama tahun 2021, lebih dari 8 dari 10 orang menyumbang uang dan lebih dari enam dalam sepuluh atau 63% bersedia dalam kegiatan kesukarelawanan,” tulis laporan WGI 2022.
Hasil laporan CAF itu menunjukkan 84% orang Indonesia menyumbang uang pada tahun 2021, lebih tinggi dari skor rata-rata global, yakni hanya 35%.
Sedangkan partisipasi warga Indonesia dalam kegiatan kerelawanan juga tinggi, yaitu 65% atau hampir 3 kali lebih besar dari angka rata-rata global yang hanya berada di skor 23%.
Pada tahun sebelumnya, Indonesia menempati 2 peringkat teratas dari 3 kategori atau indikator yang menjadi ukuran penilaian, yaitu menyumbang uang, menyumbang pada orang asing atau tidak dikenal dan partisipasi dalam kegiatan kerelawanan atau voluntarisme.
Atas prestasi tersebut, Indonesia konsisten berada di posisi puncak dalam kurun waktu lima tahun berturut-turut, disaat negara-negara lain justru keluar masuk dalam daftar sepuluh besar negara paling dermawan.
Menurut Hamid Abidin, Ketua Badan Pelaksana PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center), dinobatkannya Indonesia sebagai negara paling dermawan tak lepas dari tradisi menyumbang yang terinspirasi oleh ajaran agama serta tradisi lokal turun-temurun.
Selain itu, kedermawanan masyarakat Indonesia juga tak lepas dari keberhasilan para pegiat filantropi dalam, terutama filantropi Islam dalam menggalang dana, mengelola, dan mendayagunakan donasi keagamaan.
Baca Juga: Kreatif! Mahasiswa Kenakan Topi Anti-contek, Ada yang Pakai Helm dan Wadah Telur
Apalagi saat ini lembaga filantropi Islam, khususnya badan dan lembaga pengelola Ziswaf atau Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf telah menjadi lembaga filantropi modern dengan mengembangkan berbagai strategi.
Adapun strategi yang dikembangkan oleh lembaga filantropi Islam saat ini, di antaranya mengembangkan strategi penggalangan sumbangan keagamaan secara konvensional dan digital, serta menerapkan standar pengelolaan donasi secara transparan dan akuntabel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
4 Pilihan Lip Cream di Alfamart yang Tahan Lama dan Warnanya Pigmented
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
4 Rekomendasi Lip Tint Murah di Alfamart, Bikin Bibir Tampak Fresh Tanpa Terasa Berat
-
Di Antara Bahasa Isyarat dan Musik: Keindahan Twinkling Watermelon (2023)
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi