Indotnesia - Seorang staf Kerajaan Inggris mengundurkan diri setelah melontarkan pertanyaan rasis kepada seorang perempuan dalam sebuah acara akbar di Istana Buckingham. Juru bicara kerajaan mengatakan komentar tersebut tidak dapat diterima dan sangat disesalkan.
Hal tersebut bermula ketika Ngozi Fulani, perempuan kelahiran Inggris yang bekerja untuk kelompok pendukung korban kekerasan dalam rumah tangga bernama Sistah Space, menceritakan pengalamannya ketika diundang acara di istana, yang juga menghadirkan Ratu Permaisuri Camilla.
Dalam cuitannya, dia mengaku perasaannya sangat campur aduk ketika harus mengunjungi Istana Buckingham pada Selasa (29/11/2022). Namun 10 menit setelah tiba, seorang staf kerajaan berinisial Lady SH mendatanginya.
Staf Rumah Tangga Kerajaan itu kemudian bertanya beberapa hal, yang dirangkum Fulani dalam cuitannya di Twitter.
Lady SH: Dari mana kamu?
Fulani: Sistah Space
Lady SH: Bukan itu. Dari mana asalmu?
Fulani: Kami berbasis di Hackney.
Lady SH: Bukan. Bagian dari Afrika mana kamu berasal?
Baca Juga: Jogja Trending di Twitter, Tameng Sakti Falsafah Nrimo Ing Pandum Dibahas Netizen
Fulani: Saya tidak tahu, mereka tidak meninggalkan catatan apapun.
Lady SH: Kamu harus tahu dari mana asalmu. Saya menghabiskan waktu di Prancis. Dari mana asalmu?
Fulani: Dari sini, Inggris.
Lady SH: Bukan, tapi apa kewarganegaraanmu?
Fulani: Saya lahir di sini dan saya orang Inggris.
Melansir Reuters, percakapan itulah yang membuat Lady SH kini tidak lagi bekerja untuk kerajaan. Sementara pihak istana terus menyelidiki kasus ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati