Indotnesia - Dunia dikejutkan oleh kelahiran bayi kembar 9 atau nonuplets pada 2021. Pada tahun ini, mereka semua dalam keadaan sehat dan kini bisa kembali ke rumah di Mali setelah mendapatkan perawatan intensif di Maroko.
Melansir BBC, 9 bayi terdiri dari lima perempuan dan empat laki-laki itu lahir melalui prosedur operasi caesar pada usia kandungan 30 minggu. Bobot tubuh mereka sekitar 500 gram hingga 1 kg.
Mereka tercatat dalam Guinness World Record itu sebagai bayi yang paling banyak dilahirkan dalam sekali waktu. Mereka merupakan anak dari Halima Cissé dan Abdelkader Arby yang lahir pada 4 Mei 2021.
Setelah tiba di ibukota Mali, Bamako, pada Selasa pagi lalu, sang ayah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah memberinya bantuan finansial untuk perawatan anaknya.
"Ini adalah buah kerja keras tapi Allah memberikan berkatnya dan akan membantu kami dalam membesarkan serta merawat mereka," ujar Arby.
Laporan AFP menyebutkan, lima anak perempuan bernama Kadidia, Fatouma, Hawa, Adama, dan Oumou. Sementara, empat anak laki-laki diberi nama Mohammed VI, Oumar, Elhadji, dan Bah.
Sang ayah menyebut, anak-anak mereka memiliki kepribadian yang unik dan itu terlihat saat mereka merayakan ulang tahun pertama.
"Beberapa pendiam, sementara yang lain lebih banyak membuat keributan dan banyak menangis. Beberapa ingin digendong setiap saat," katanya.
Kini, mereka menjadi terkenal di Mali dan banyak orang yang ingin melihat bayi-bayi tersebut dengan mata kepala sendiri.
Baca Juga: Berikut Lirik Lagu Sang Dewi yang Dibawakan Lyodra saat Tampil di AAA 2022
Bayi kembar 9 memang sangat jarang terjadi. Mereka memiliki risiko kesehatan karena kelahiran prematur dan harus menghabiskan waktu di rumah sakit untuk perawatan intensif.
Sebagai informasi, kelahiran kembar yang banyak cenderung berisiko, bahkan ibu dengan empat janin sekaligus disarankan untuk aborsi secara legal di beberapa negara. Para bayi berisiko mengalami masalah kesehatan akibat kelahiran prematur seperti sepsis dan cerebral palsy.
Melihat ke belakang lagi, Cissé selama ini telah mendapat perlakuan dan perawatan yang baik bersama 9 bayinya di klinik Ain Borja di Casablanca, tempat ia melahirkan.
"Ada perawat di sini, selain istri saya, yang membantu merawat anak-anak,” kata Arby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ