Indotnesia - Serial Netflix 1899 resmi batal lanjut ke season 2, setelah sang sutradara Baran bo Odar mengonfirmasi kabar tersebut, pada Senin (2/1/2023).
Lewat akun Instagramnya @baranboodar, sutradara 1899 itu mengungkap penyesalannya karena tidak bisa melanjutkan produksi serial yang mengisahkan tentang sekelompok imigran asal Eropa tersebut.
“Dengan berat hati kami harus memberitahu Anda bahwa 1899 tidak akan diperbarui," tulis Odar.
“Kami ingin sekali menyelesaikan perjalanan luar biasa ini dengan musim kedua dan ketiga seperti yang kami lakukan dengan Dark. Namun, terkadang hal-hal tidak berjalan seperti yang Anda rencanakan. Itulah hidup," lanjutnya.
Lebih lanjut, kreator yang juga membuat serial Netflix Dark itu juga mengucapkan rasa terima kasih kepada penonton karena telah menyukai serial 1899 hingga menantikan adanya season kedua.
Secara terbuka, ia juga menyadari bahwa kabar dibatalkannya produksi serial 1899 season 2 menjadi kabar yang mengecewakan bagi para penggemar.
"Kami tahu ini akan mengecewakan jutaan penggemar di luar sana, tetapi kami ingin berterima kasih dari lubuk hati kami bahwa Anda adalah bagian dari petualangan yang luar biasa ini," ungkapnya.
Meski dikonfirmasi langsung oleh sang sutradara, belum ada informasi resmi yang menjelaskan alasan di balik batalnya produksi serial Netflix 1899 season 2.
Diketahui, serial 1899 merupakan karya Jentje Friese dan Baran bo Odar yang pertama kali tayang pada 17 November 2022 dengan 8 episode.
Baca Juga: Unggah Momen Kebersamaan dengan EXO, Suho: Kami Akan Comeback di 2023
Sejak kemunculannya di Netflix, serial ini disambut baik oleh para penonton hingga menjadi salah satu tontonan yang sukses memiliki banyak penggemar.
Pada minggu pertama penayangan, serial yang mengusung genre thriller dan misteri ini berhasil menduduki posisi kedua dari daftar 10 teratas dengan ditonton sebanyak 79,27 juta jam selama empat hari.
Serial 1899 mengisahkan tentang sekelompok imigran asal Eropa di tahun yang sama dengan judul saat melakukan perjalanan dari Southampton, Inggris, ke New York City, Amerika Serikat.
Sekelompok imigran tersebut melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal uap bernama Kerberos. Dalam perjalanannya, mereka menemukan lokasi kapal Prometheus yang sudah lama hilang bertahun-tahun.
Penemuan tersebut lantas mengakibatkan insiden tak terduga hingga membuat para penumpang kapal Kerberos terkejut hingga ingin mengubah perjalanannya sedari awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Klaim Bundle Spesial dan Diamond Gratis
-
Zodiak Apa yang Akan Membawa Keberuntungan di Tahun 2026?
-
Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung
-
Wasit Francois Letexier Dituding Untungkan Argentina, Suporter Mesir Murka
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Solusi Murah Motor Sport 250cc: 5 Pilihan Bekas Lebih Terjangkau dari Scoopy Baru
-
Strategi Changan Dongkrak Penjualan di Indonesia Sebagai Pendatang Baru
-
3 Parfum Lokal dengan SPL Kuat tapi Tidak Bikin Pusing, Rekomendasi Molita Lin
-
6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah