Indotnesia - Lampu merah di jalan raya merupakan tanda bagi pengendara untuk berhenti sejenak menunggu kendaraan dari arah lain melintas. Akan tetapi, apa jadinya jika durasi tunggu begitu lama sehingga menghambat perjalanan?
Masa tunggu lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) diketahui memang berbeda-beda. Ada yang memiliki durasi sebentar, ada juga yang menerapkan durasi panjang seperti lampu merah di perempatan Pingit, Yogyakarta.
Simpang empat Pingit, disebut sebagai Bangjo (lampu merah) terlama di Jogja. Melansir Instagram @Jogjatv.tv, durasi Bangjo Pingit sekitar 3 menit 30 detik.
Namun, ternyata di Indonesia ada lampu merah terlama lainnya, lho. Mana saja? Melansir Suara.com, berikut daftar lampu merah terlama di Indonesia.
1. Lampu merah Kiaracondong Soekarno-Hatta, Bandung
Lampu merah Kiaracondong Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat dikenal sebagai lampu merah terlama di Indonesia.
Melansir dari Suara.com, durasi tunggu lampu merah Kiaracondong yaitu 720 detik atau selama 12 menit. Sementara lampu hijau berdurasi sekitar 1 menit 30 detik.
2. Lampu merah Kalibanteng, Semarang
Pengendara yang melewati persimpangan Kalibanteng, Semarang, Jawa Tengah harus menyiapkan kesabaran yang ekstra. Pasalnya, tunggu lampu merah Kalibanteng biasanya mencapai 300 detik atau 5 menit.
Baca Juga: Sinopsis Agency, Drama Korea Yang Bakal Tayang 7 Januari 2023
Durasi yang lama itu disebut karena persimpangan Kalibanteng menjadi titik yang mempertemukan enam jalan berbeda.
3. Lampu merah Margorejo, Surabaya
Lampu merah terlama di Indonesia selanjutnya berada di persimpangan Margorejo, Surabaya, Jawa Timur.
Sama seperti di persimpangan Kalibanteng, durasi tunggu lampu merah Margorejo yaitu sekitar 300 detik atau 5 menit. Lamanya waktu tunggu bangjo ini juga diiringi dengan kemacetan lalu lintas terutama di jam berangkat kerja pagi hari dan pulang kerja sore hari.
4. Lampu merah Pingit, Yogyakarta
Lampu merah di perempatan Pingit yang berada di sisi Barat Tugu Yogyakarta, disebut sebagai lampu merah terlama di Jogja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak