Indotnesia - Warga Yogyakarta pada Minggu (4/6/2023) digegerkan dengan aksi tawuran sekelompok anggota Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) dengan masyarakat dan Brajamusti.
Tawuran yang dipicu oleh dendam lama itu terjadi di sekitar Jalan Parangtritis. Namun sebelumnya, aksi rusuh bermula di wilayah Umbulharjo hingga meluas kw area Tamansiswa.
Di tengah tawuran, seorang pedagang pentol terlihat melayani pelanggan. Aksi penjual pentol yang santuy itu terekam oleh kamera warga, yang kemudian diunggah di akun Twitter @JogjaUpdate.
Dengan sepeda onthel, ia berhenti di depan pagar pendopo Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa di Kota Yogyakarta. Pria berkaos biru itu nampak sibuk melayani seorang satpam yang membeli dagangannya. Sementara jalan raya terlihat kotor bekas aksi tawuran.
Video berdurasi 7 detik itu telah ditonton lebih dari 89.000 kali di Twitter dan mendapat berbagai reaksi dari warganet.
“Apapun ulah kungfu panda pemuja gapuro teritorial, pentolku harus habis dgn brutal,” tulis seorang warganet.
“Bodo amat sama tingkah laku kalian saya hanya butuh uang uang kalian wkwk,” tulis yang lain.
“Di saat terjadi keributan, pentolku tetap jadi pilihan,” komentar netizen.
Melansir Suara.com, kedua kelompok yang berseteru tiba-tiba saling menyerang di sekitaran Pendopo Tamansiswa pada pukul 20.00 WIB. Hal tersebut membuat warga panik dan berlarian menghindari tawuran.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film yang Bakal Tayang Streaming pada Juni 2023
Sejumlah pemilik toko yang menutup tokonya. Seorang mahasiswa bernama Muhammad Zulfikar memilih batal membeli sate untuk makan malam karena khawatir tawuran dampak berdampak luas.
“Tadi mau cari sate melalui jalan [Tamansiswa] sini, tiba-tiba sama polisi dan orang-orang disuruh minggir, ternyata ada utara sudah kerumunan. Saya minggir tiba-tiba ada batu, kayu dilempari semua," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi