Indotnesia - Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia belum juga berakhir. Bahkan muncul keresahan di media sosial, cuaca panas yang sedang berlangsung memicu stres.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca panas akan berlangsung hingga akhir Oktober 2023.
Lalu, benarkah cuaca panas dapat memicu stres bagi manusia?
Melansir NPR, penelitian menunjukkan cuaca panas dapat membuat seseorang lebih murung, bahkan sebagian mengalami peningkatan kadar kortisol dalam tubuh dan mendorong respons stres.
Tubuh memiliki mekanisme penanggulangan yang membantu kita menjadi dingin, seperti berkeringat lebih cepat dan aliran darah ke kulit meningkat. Namun, gelombang panas yang ekstrem memperburuk suasana hati dan memunculkan kecemasan.
Penelitian yang diterbitkan di JAMA Psychiatry pada 2022 memperlihatkan peningkatan kunjungan IGD rumah sakit terkait kondisi kesehatan mental selama cuaca panas yang ekstrem.
Mengutip Time, mereka yang nggak punya AC selama cuaca panas memiliki kualitas tidur yang buruk. Seiring berjalannya waktu akan menyebabkan hilangnya memori, kurang fokus, dan mengalami peningkatan iritabilitas.
“Tidur adalah fungsi yang sangat kompleks, dan kurang tidur punya banyak konsekuensi berbeda untuk kesehatan mental,” kata Robin Cooper, profesor di University of California San Francisco dan Ketua Climate Psychiatry Alliance.
Gangguan tidur bisa menjadi pemicu episode manik pada penderita gangguan bipolar. Selain itu, cuaca panas berdampak pada neurotransmitter serotonin pada otak yang merupakan salah satu pengatur suasana hati manusia yang paling penting.
Baca Juga: Cara Pesan Tiket Konser Ed Sheeran di Jakarta dan Harganya
Panas yang ekstrem dapat secara signifikan mempengaruhi kadar serotonin menyebabkan perubahan emosional dan perilaku, termasuk peningkatan stres, kelelahan, dan penurunan kebahagiaan.
Mengutip dari Neuro Science News, orang dengan kondisi kesehatan mental yang sudah ada sebelumnya atau mereka yang mengkonsumsi alkohol sangat rentan terhadap dampak kesehatan mental dari cuaca panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Sajikan Kelapa Utuh dalam Menu MBG, BGN Hentikan 9 SPPG di Gresik
-
Jangan Panik Kehabisan Gas! Pertamina Banjiri Jateng dan DIY 9 Juta LPG 3 Kg Jelang Lebaran
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
-
Empat Ruas Tol Ini Dibuka Fungsional Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Ada Jogja-Solo
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran
-
Praperadilan Ditolak, Piche Kota Tetap Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif