Suara.com - Pengusaha Tony Sutrisno melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya dalam pembelian arloji mewah merek Richard Mille senilai Rp 77 miliar. Ia sudah melaporkan kasus tersebut hingga akhirnya dihentikan oleh penyidik Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim pada 27 Mei 2022.
Penghentian kasus tersebut cukup menarik, lantaran waktu dan kejadiannya disebut terjadi di Singapura. Meski begitu pihak Tony berencana melaporkan kembali kasus tersebut. Sekaligus juga melayangkan gugatan kepada Richard Mille Asia hingga gugatan perdata.
Dalam kasus itu juga diduga ada keterlibatan sejumlah nama perwira di tubuh Polri yang 'memerasnya' untuk mendapat keuntungan semata.
Pihak Tony yang merasa dirugikan dengan kasus tersebut pun mengaku sudah bersurat dengan Anggota DPR, Kompolnas, Kemenko Polhukam hingga Presiden. Namun hal tersebut masih tanda tanya.
Tony sendiri mengungkapkan nama-nama yang kemudian menjalani sidang etik dalam kasus dugaan pemerasan yang dialaminya.
Sejumlah perwira tersebut kemudian mendapat putusan yang akhirnya mendapat korting. Kecurigaan pun muncul karena Dirtipedeksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengklaim kasus tersebut dihentikan karena tidak ditemukan adanya unsur pidana.
Keputusan ini menurutnya diambil berdasar hasil gelar perkara.
"Belum ditemukan peristiwa pidananya, sehingga demi kepastian hukum perkara tersebut dihentikan proses penyelidikannya," ungkap Whisnu kepada wartawan, Jumat 23 September 2022 lalu.
Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Dugaan Pemerasan Kasus Jam Tangan Mewah Richard Mille
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pengumuman Juara Lomba Infografis Bina Marga 2024 Kementerian Pekerjaan Umum: Apakah Karyamu Menang? Simak Daftarnya!
-
Nasabah KUR Tidak Termasuk dalam Program Pemutihan, Berikut Kredit UMKM yang Bisa Dihapuskan
-
INFOGRAFIS: Nihil Kesepakatan, Hak Angket Pilpres 2024 Hanya Angan-angan?
-
Meroket 30%, Penumpang Pesawat 2023 di Bandara AP II Tembus 80,14 Juta
-
Hari Jalan 2023, Konstruksi 4.0 untuk Penyelenggaraan Jalan yang Inovatif, Kolaboratif dan Optimal
-
Pemerintah Siapkan MLFF, Metode Baru Bayar Tol "Tanpa Berhenti"
-
Hadapi Libur Nataru, Kementerian PUPR Lakukan Penambahan Ruas Jalan
-
INFOGRAFIS: KTB Berhasil Raih 3.194-unit Pemesanan Kendaraan dari FUSO Truck Campaign 2023
-
Infografis: Top! Brand Finance Nobatkan BRI Sebagai Brand Paling Bernilai di Indonesia
-
INFOGRAFIS: Kenapa KUHP Baru Masih Menuai Kritik?