Suara Joglo - Dalam waktu sepekan ini buaya beberapa kali nongol di Bengawa Solo, tepatnya di wilayah Desa Kebonagung Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.
Kemunculan buaya ini sontak membuat gaduh warga. Sebab kemunculan buaya seperti itu bisa dibilang jarang terjadi. Namun fenomena kemunculan buaya ini terjadi sudah sepekan ini.
Siang tadi misalnya, seekor buaya nampak berjemur di tepi bengawan. Ukuran buaya ini disinyalir lebih besar dibanding ukuran buaya-buaya yang muncul sebelumnya.
Dijelaskan Kepala Dusun Kebonagung Kecamatan Padangan Agus Ronijaya, buaya ini muncul di sekitar pukul 14.30 WIB. Kemunculan ini kali kedua setelah kemarin juga diketahui seekor buaya sedang berjemur di tepi sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.
"Mulai seminggu terakhir ini warga sering mengetahui buaya muncul ke permukaan," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (12/12/2022) petang.
Kemungkinan, lanjut dia, munculnya buaya tersebut dikarenakan adanya kandang kambing dibelakang rumah warga yang berjarak kurang lebih 5 hingga 10 meter dari Bengawan. Pasalnya, beberapa kali muncul juga di tempat yang sama.
"Seringnya muncul di belakang rumah warga, yang memiliki kandang kambing," kata Agus melanjutkan.
Merespon sering munculnya buaya dua hari terakhir di Sungai Bengawan Solo itu, Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan mengimbau agar masyarakat segera melapor ke petugas jika mengetahui buaya tersebut naik ke permukaan.
"Buaya adalah hewan yang habitatnya di air. Sehingga apabila ada buaya terlihat di sungai, maka memang tempat itulah habitatnya. Selain itu, menyikapi kemunculan buaya dua hari terakhir ini, pihaknya meminta agar tidak gegabah dalam mengambil sikap," ujarnya.
Baca Juga: Argentina vs Kroasia: Incar Tiket Final, Rekor Prestisius Juga Menanti Lionel Messi dan Luka Modric
Sebagai tindaklanjut, personel Damkar juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa habitat buaya memang berada di air.
Namun, jika diketahui buaya tersebut menampakkan diri kembali, maka tindakan yang bisa diambil adalah melakukan pengamatan dalam jarak pandang yang cukup.
"Apabila teridentifikasi buaya naik ke daratan, maka selanjutnya akan dilakukan upaya penangkapan dan evakuasi," katanya.
Masyarakat juga diminta apabila melihat keberadaan buaya di sungai atau di tepi sungai, agar tidak melakukan gangguan dan penghalauan yang berpotensi hilangnya jejak dan tidak terpantaunya keberadaannya.
"Pada kesempatan pertama besok, Damkar akan melaporkan hal ini kepada BKSDA untuk bantuan pengamatan dan saran tindak lanjut berikutnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati