/
Rabu, 21 Desember 2022 | 16:32 WIB
kuat maruf saat jalani sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J ([Kompas TV/ YouTube])

Salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf disebut memiliki kecerdasan di bawah rata-rata orang pada umumnya. Hal itu terungkap dalam lanjutan sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kepribadian Kuat Maruf tersebut diungkap oleh ahli psikologi forensik Reni Kusumowardhani yang dihadirkan dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J, Rabu (21/12/2022). 

Berstatus sebagai saksi ahli, Reni mengungkap bahwa Kuat memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dengan orang seusianya. 

"Jadi bapak Kuat Maruf lebih lambat dalam memahami informasi," terangnya.

Usai menyampaikan hal tersebut, Reni sempat meminta maaf kepada Kuat. Jaksa penuntut umum (JPU) pun memotong ucapan Reni dengan menyebut Kuat senang kepribadiannya dibongkar di persidangan.

"Saya harus menyampaikan ya pak, mohon maaf. Izin Pa Kuat," ujar Reni.

Kata Reni, Kuat adalah pribadi yang memiliki potensi untuk memahami keadaan yang terjadi di sekitar lingkungannya. Kuat juga dinilai sebagai orang memiliki moral yang baik.

"Memiliki potensi untuk memahami keadaan di lingkungan sekitarnya melalui nilai-nilai moral yang dia yakini dan melalui kebiasaan yg dia alami seperti itu," jelas Reni.

Mendengar penjelasan saksi ahli itu, Kuat Maruf pun sempat memberikan responnya. Ia mengaku ikhlas apabila berdasar data disebut memiliki kecerdasan di bawah rata-rata.

Baca Juga: Bak Sindir Putri Candrawathi soal Pelecehan Seksual, Jaksa ke Saksi Ahli: Sekarang Sudah SP3, Statusnya Sudah Nol?

"Mohon maaf ibu, kalau ibu menyimpulkan saya di bawah rata-rata saya ikhlas bu," kata Kuat.

Load More