/
Rabu, 28 Desember 2022 | 11:17 WIB
Sesi jumpa perss antara Brunei Darussalam vs Indonesia di Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022. (pssi.org)

Suara Joglo - Pelatih Brunei Darussalam Rivera masih belum bisa menerima kekalahan timnya dari Indonesia dengan sekor telak dalam laga Grup A Piala AFF 2022 kemarin.

Rivera menuding Shin Tae-yong main mata, bahkan menyogok wasit yang memipin pertandingan dalam lanjutan babak penyisihan Grup A Piala AFF Mitsubishi Electric Cup tersebut.

Dalam laga itu, anak asuh Shin Tae-yong berhasil membantai habis-habisan skuat Brunei Darussalam dengan skor 7-0 tanpa balas.

Tuduhan tersebut tak lepas dari gestur keakraban Shin Tae-yong yang ditunjukkan kepada wasit sesama asal Korea Selatan dalam laga tersebut.

"Ini luar biasa, mereka tidak menghormati sepak bola, tidak menghormati para pemain. Mungkin mereka dari Korea Selatan, mereka bisa saling bicara, tapi tentunya mereka tidak boleh tertawa saat pertandingan," kata pelatih Brunei dilansir dari akun Instagram @kaikofootballnews (28/12/2022).

"Mungkin saat ini mereka sedang bertemu dan pergi ke restoran Korea Selatan dan pelatih Indonesia yang membayar. Bagi saya ini tidak bisa dipercaya," imbuhnya saat sesi konferensi pers usai pertandingan.

"Terkadang kita berpikir sepak bola di ASEAN tidak bisa berkembang karena masalah seperti ini. Kita mungkin berpikir level sepak bola Korea bagus, tapi jika ini level wasit Korea seperti ini, ini jelas tidak bisa berkembang," sindir pelatih Brunei Darussalam.

Pernyataan pelatih Brunei Darussalam tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang menanyakan keputusan wasit yang salah sehingga bisa merugikan Brunei Darussalam.

"Emang ada goal offside dari kita yang di sah in ? Silit lu," ungkap salah seorang netizen.

Baca Juga: Rumor 3 Pemain Berlabel Timnas Dilirik Persib Bandung

"ydh suruh tanding ulang ja wasitnya dari Brunei Darussalam," ujar netizen yang lain.

"Kalah 0-7 kok nuduh STY nyogok, bilang aja ente ngga becus nglatih Brunei sampe dibantai Indonesia, jangan malah cari kambing hitam," ucap netizen lainnya.

"Tadinya respect tp kl begini jadi ga respect, emang kualitas bola kalian lebih buruk dari club tarkam," ujar netizen satunya.

Load More