Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda membagikan video seorang ustazah membicarakan soal gaya jari tangan ala bahasa korea Saranghae.
Pada video yang diunggah Abu Janda tersebut jari tangan yang menunjukan saranghae itu menunjukan sebagai penggilan Dajjal.
Padahal, sering kita artikan tanda jari yang trend pada serial Drama Korea tersebut sebagai tanda love atau cinta.
"Banyak dari antara kita engga sadar ada sistem Dajjal. Yang sedang sudah sebenarnya sudah sejak lama ya," ucap seorang Ustazah tersebut dikutip pada Rabu (4/1/2023).
"Dan kebanyakan dari umat muslim gak sadar, kalau ikut-ikutan ya kayak gini gini (menunjukan simbol tangan saranghae) teman-teman hati hati ya," jelas ustazah tersebut.
"kalau pada paham, ini bukan love, yah. Bukan gaya keren, bukan. Itu panggilan Dajjal," ucap Ustazah tersebut.
Ustazah itu menyarankan publik untuk membaca sebuah buku dari Ahmad Thomson.
"Nanti kalau ada waktu baca sistem Dajjalnya Ahmad Thomson, buku seroang mualaf yang luar biasa, menelaah begitu banya tanda-tanda," ujarnya.
Abu Janda pun memberikan komentar menohok soal video tersebut. Ditahun modern masih saja ada yang memberikan informasi menyesatkan.
"Yang difoto suka bikin jari sambil bilang "saranghaeyo" siapaa? hayo ngakuuu.. jangan gitu lagi ya gaes.. nanti bisa jadi umat nya dajjal enti krais, tahun 2023 bangsaku masih begini, gusti," tulis Abu Janda.
Berita Terkait
-
5 Drama Korea Tayang Akhir Desember 2022, Terbaru Ada Island dan The Glory
-
Nikita Mirzani Bebas Murni, Abu Janda Kaitkan dengan Tukang Obat yang Menjadi Aktor Utama: Saya Tau Mereka Kejang-kejang, Kecewa Berat
-
Rest In Love, Pel Legenda Sepak Bola Brazil Meninggal di Usia 82 Tahun, Banjir Ucapan Duka di Instagram
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Ada Lapisan Mirip Sisa Letusan Gunung Marapi di Sinkhole Limapuluh Kota, Ini Kata Badan Geologi
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Buruh Rokok Demo Pemkab Pamekasan, Desak 8 Tuntutan Dikabulkan