Suara Jogja - Belum reda kegaduhan akibat mutasi ajudan istri Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, kini muncul polemik baru akibat kebijakan rotasi atau pergeseran Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemkab setempat.
Dalam mutasi 640 pegawai tersebut, terselip kabar mengejutkan. Seorang pegawai yang seharusnya sudah pensiun ternyata kembali dilantik. Kabar ini tak syak membuat gaduh para pegawai lainnya.
Sebelumnya, Bupati Blitar Rini Syariah melantik 640 ASN. Mutasi ini sempat gaduh lantaran Riana, ajudan dari Venina Pusvitasari Santoso ikut masuk dalam rotasi pegawai.
Hal itu diprotes oleh wabup dan istrinya. Bahkan Wabup Rahmat sampai mengancam bakal mundur dari jabatannya jika Riana tidak dikembalikan ke posisi sebelumnya.
Lalu muncul lagi kasus yang dinilai lebih fatal, yakni pelantikan seorang ASN yang seharusnya sudah pensiun. ASN tersebut adalah Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Dyah Sulismiati.
Dyah sebetulnya sudah pensiun per 1 Januari 2023. Tetapi, namanya tetap disebutkan sebagai salah dari 640 ASN yang dilantik untuk menduduki jabatan di lingkungan Pemkab Blitar.
Fakta ini diungkapkan Camat Wlingi, Darmadi. Dia mengaku terkejut saat mendengar nama Kasi PMD-nya disebut dalam prosesi mutasi dan pelantikan jabatan baru yang dipimpin langsung oleh Rini.
"Saya ya terkejut saat mendengar, Bu Lis (Dyah Sulismiati) yang sudah pensiun kok namanya tetap disebutkan di pelantikan," kata Darmadi, Rabu (4/1/2022).
Darmadi menyebutkan, Dyah Sulismiati dilantik untuk menempati posisi yang sama seperti sebelumnya yakni Kasi PMD Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Padahal, Dyah telah resmi pensiun per 1 Januari 2023.
Meski dilantik kembali, Dyah sudah tidak berkantor dan menjalankan tugasnya karena pensiun. Sementara tugas-tugas Kasi PMD Kecamatan Wlingi dikerjakan oleh petugas pengganti.
"Untuk Bu Lis sudah tidak berkantor dan tidak kerja karena telah resmi pensiun, meski kemarin disebut saat pelantikan," kata Darmadi.
Darmadi memperkirakan ada kesalahan data dari BKD Kabupaten Blitar yang membuat nama Dyah masuk daftar ASN yang dilantik untuk jabatan batu. Meski begitu, Darmadi menilai hal itu menjadi sesuatu yang lumrah karena jumlah mutasi jabatan pada awal tahun lalu mencapai 640 orang.
"Ya wajar saja, karena jumlah yang dilantik kan banyak. Satu, dua kesalahan pasti ada biasanya," katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKDSDM) Kabupaten Blitar, Hari Purnomo menyatakan penandatanganan SK Mutasi Jabatan ini dilakukan pada akhir 2022 lalu. BKDSDM Kabupaten Blitar, juga sudah berusaha cermat dalam proses seleksi untuk pejabat yang akan dilantik.
BKDSDM Kabupaten Blitar pun memastikan tidak ada ASN yang pensiun kemudian diangkat kembali. "Tidak ada tidak ada yang pensiun, kan kami berusaha cermat kan nanti kalau ada ASN yang pensiun terus dilantik lagi kan lucu itu," katanya.
Dalam kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat tersebut Hari Purnomo menyatakan bahwa seluruh ASN yang dilakukan mutasi masih aktif dan tidak ada yang pensiun. Menurutnya andaikan ada paling cuma ASN yang masa kerjanya kurang satu bulan sebelum pensiun.
"Ya paling satu bulan kerja kan belum pensiun, nggak papa nanti kan mungkin di-PAP (Penggantian Antar Pegawai) lagi," ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Comeback, Romahurmuzy dan 4 Politisi Mantan Napi Ini Diterima Kembali di Dunia Politik
-
Beda dengan Megawati, Terungkap Alasan Sukmawati Soekarnoputri Pensiun dari Dunia Politik
-
Puan Maharani Siap Lanjut Safari Politik Lagi, Terdekat Sowan Ke PAN
-
PDI Perjuangan Jadi Parpol Paling Kuat di Percaturan Politik Terkini, Peneliti: Ada Pengaruh Megawati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
APPI Bongkar 188 Kasus Tunggakan Gaji Pemain, Nilainya Tembus Rp10,8 Miliar Lebih