/
Rabu, 18 Januari 2023 | 10:59 WIB
Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun (Tangkapan layar Youtube)

Suara Joglo - Penggalan video ceramah Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun benar-benar membuat panas sejumlah orang. Dalam video pendek itu, Cak Nun menyebut Jokowi sebagai Firaun.

Awal mula kehebohan tersebut terjadi saat potongan ceramah Cak Nun di acara Bangbang Wetan yang rutin digelar di Surabaya. Acara ini diduga digelar pada Januari 2023. Acara ini juga diikuti oleh Guntur Romli.

"Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi. Karun yang namanya Antoni Salim dan 10 naga, nggak sembilan, 10 saya kira ya, dan haman yang namanya Luhut," ujar Cak Nun dalam potongan video tersebut yang juga ditweet akun Muhammad Guntur Romli @GunRomli.

Tak hanya itu, dalam video tersebut, Cak Nun juga menyebutkan, bahwa seluruh sistem, perangkat dan alat-alat politik juga sudah dipegang mereka semua (Jokowi, Antoni Salim dan 10 naga serta Luhut).

Beberapa orang segera mengkritik balik budayawan kelahiran Jombang Jawa Timur ( Jatim ) itu lewat cuitan-cuitan di media sosial mereka Twitter. Sampai akhirnya Cak Nun harus mengklarifikasinya dalam acara Mocopat Syafaat di Yogyakarta semalam.

Siapa saja mereka yang tampil membela Jokowi dan menyerang balik Cak Nun ini:

1. Ruhut Sitompul

Ruhut meminta Cak Nun untuk diam ketimbang banyak berkomentar. Ruhut meminta Cak Nun tidak perlu berbicara banyak sebab malah akan merugikan dirinya.

"Kalau ngebacot perutnya isinya busuk baiknya diam saja duduk diboncengin," kata Ruhut melalui akun Twitternya @ruhutsitompul dikutip Rabu (18/1/2023).

Baca Juga: Tepati Janji, Raffi Ahmad Traktir Ketoprak Bunda Corla hingga Gelar Jajarans

Kalau misalkan tidak berdiam diri, menurut Ruhut malah akan menjadi bumerang bagi Cak Nun yang kini tengah mendapatkan sorotan lantaran ucapannya tersebut.

"Kalau tidak, ya, begini jadinya bau busuk kemana-mana," ujarnya.

Menurut Ruhut, yang terjadi pada Cak Nun adalah contoh dari seorang budayawan berbicara soal politik. Padahal menurut Ruhut politik bukanlah menjadi ranah Cak Nun.

"Ini akibatnya budayawan ngomong politik yang bukan bidangnya, ya, serahkan pada ahlinya Gusti boten sare," tuturnya.

2. Guntur Romli

Politisi PSI Guntur Romli pun angkat bicara menyikapi video itu. Ia mengunggah videonya kemudian menulis cuitan di akun Twitternya seperti ini:

Load More