Suara Joglo - Babak baru kasus dugaan pencabulan santriwati dengan tersangka Kiai Jember berinisial FM. Kini, kiai tersebut berencana mengajukan gugatan praperadilan.
Pihak yang akan digugat ini adalah Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur. Sementara FM sendiri saat ini sudah ditahan oleh kepolisian setempat setelah diperiksa seharian oleh tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres setempat.
Ada beberapa hal yang membuat kuasa hukum mengajukan gugatan praperadilan. Andy C. Saputra, kuasa hukum FM, menggugat praperadilan karena menilai penyidik terlalu prematur dalam menyikapi perkara ini.
Selama mendampingi FM, tim kuasa hukum tidak tahu siapa santriwati yang menjadi korban pencabulan. Andy menyebut adanya kejanggalan dalam proses hukum yang dijalani FM.
"Sangat janggal. Karena di sini tidak terbukti pencabulan anak di bawah umur. Kami baru tahu korbannya Ustazah A setelah kami menerima surat perintah penahanan. Sampai dengan saat ini Ustazah A tidak merasa jadi korban. Jadi ini terlalu prematur, apalagi sampai ditahan," katanya, ditulis Rabu (18/1/2023).
Menurut Andy, dalam pemeriksaan terakhir terhadap FM sebelum ditahan, 84 pertanyaan lebih mengarah pada hubungan antara sang kiai dengan Ustazah A. Ustazah A sendiri berusia 20 tahun.
Semua jawaban FM juga tidak mengarah pada adanya perzinahan dan pencabulan. “Tolong dicatat, sejak awal Ustazah A ini memberikan kuasa kepada kami untuk membantu,” kata Andy dikutip dari beritajatim.
Andy juga mempersoalkan pengambilan ponsel Ustazah A sebagai barang bukti oleh polisi tanpa sepengetahuannya sebagai kuasa hukum.
"Ustazah A sambil menangis menyampaikan kepada saya, kok hand phone dan gelang saya disita. Kami coba cross check. Waktu acara penyitaan, kami tidak dilibatkan," ujarnya.
Baca Juga: Dituntut 12 Tahun Penjara, Bharada E Langsung Dirangkul Pengacaranya
"Berita acaranya adalah berita acara serah terima. Tapi kan tidak mungkin menyerahkan. Kita kan harus bertanya dulu kalau kita dampingi. Tapi karena tidak kita dampingi tiba-tiba timbul berita acara serah terima, tapi bawahnya penyitaan," katanya.
Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Hery Purnomo menanggapi singkat soal rencana gugatan praperadilan itu. "Silakan saja, itu kan hak mereka," katanya.
Berita Terkait
-
Fakta Terbaru Kasus Pencabulan Bocah 12 Tahun di Banyumas: Pelaku Jadi 8 Orang, Sempat Setubuhi Korban di Kuburan
-
Pangku Korban di Kontrakan, Modus Pelaku Cabul 2 Anak TK di Kebon Jeruk: Imingi-imingi Duit Goceng hingga Nonton HP
-
Miris! Bocah 3 Tahun Dicabuli Om Berkumis Di Marunda, Ibunda Kaget Ada Bercak Sperma Di Sempak Anaknya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Kecelakaan Bus vs Truk di Jalan Lintas Timur Pelalawan, 4 Orang Tewas Seketika
-
Mentalitas Juara! Arsenal Libas Chelsea 2-1, Duduk Manis di Puncak Klasemen
-
Menuai Polemik, Gubernur Kaltim Akhirnya Kembalikan Mobil Dinas Baru Rp8,49 Miliar
-
Dua Laga Tak Menang, Persik Kediri Bidik 3 Poin Lawan Persis Solo
-
7 Fakta Tragis Kebakaran di Semarang: Lansia 94 Tahun Tewas, Diduga karena Rokok
-
Ali Khamenei Apakah Syiah? Pemimpin Tertinggi Iran Dikenal Sederhana dan Tidak Boleh Kaya
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
Lebaran Tinggal Berapa Hari Lagi? Begini Hitungan Versi Kemenag, NU, dan Muhammadiyah
-
Virgoun Tegaskan Inara Rusli Satu-satunya Ibu Starla, Lindi Fitriyana Cukup Jadi Sahabat
-
Rebutan Kursi! Mudik Gratis DKI 2026 ke Jawa Tengah dan Jogja Dibuka, Ini 7 Hal Wajib Kamu Tahu