Suara Joglo - Setelah kritisi Guntur Romli mengkritisi ucapan Cak Nun yang menyebut Jokowi Firaun, kini giliran dirinya sendiri yang menjadi sasaran serangan warganet. Politisi PSI itu dituding pernah melakukan hal sama seperti Cak Nun, ketika menyebut Anies akan menjadi Firaun.
Lalu fakta sebenarnya seperti apa? Setelah ditelusuri di akun Twitter Guntur Romli sendiri, Ia memang benar pernah menulis cuitan yang menyebut Anies akan menjadi Firaun setelah lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Cuitan ini dibuat pada Oktober 2022 lalu.
Namun Guntur Romli menulis cuitan sambil mengunggah artikel pemberitaan media nasional terkait komentar Anies Baswedan saat maju jadi calon gubernur pada 2017 silam. Saat itu Ia akan bertarung dengan incumbent Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Saat itu Anies Baswedan menyindir pembangunan Ibu Kota yang hanya berfokus pada infrastruktur. Ia mengatakan kalau Firaun juga bisa membangun kota yang megah. Itu sebagai jawaban Anies yang kerap dibanding-bandingkan dengan Ahok.
"Kalau hanya membangun kota yang megah, Firaun pun dulu bisa membangun kota yang megah," kata Anies kepada warga di Jalan Al-Hidayah RT 03 RW 04, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017).
Artikel ini kemudian kembali diunggah Guntur Romli jelang lengsernya Anies pada Oktober 2022 lalu. Ia memberi caption seperti ini: "Hingga akhir jabatannya @aniesbaswedan akan menjadikan dirinya sebagai Firaun--seperti ucapannya, "Kalau hanya membangun kota yang megah, Firaun pun bisa" Anies Al Firauni."
"Eh kurang, Jakarta bebas dari cengkeraman Namrud & Firaun yg gagal ," tulis akun @Muhammad Guntur R yang menyindir Anies yang waktu itu berakhir masa jabatannya.
Cuitan Guntur Romli ini yang kemudian dijadikan sebagai alat menyerangnya oleh warganet. Ia dinilai kena telah memainkan standar ganda. Satu sisi Ia mengatai Anies Firaun, tapi di sisi lain mengkritisi orang lain yang menyebut Jokowi Firaun.
"Standar ganda ," tulis akun @Reiza_Patters.
Baca Juga: Disebut Manfaatkan Bunda Corla, Begini Klarifikasi Ivan Gunawan
"Klu cak nun nyatakan jokowi firaun , nah relawan dan buzzeRp heboh nolak , tp klu kalian sering sebut anies spt itu, .mk ini lah karma nya," tulis akun @auliamed.
"Dulu para buzzerp ngatain pak Anies Firaun, giliran junjungannya disentil mirip Firaun sekarang pada kelojotan kayak cebong dicomberan kekurangan air. Ternyata otakmu cuman segitu doang...." tulis akun @Sopingi49962744.
"Waktu guntur romlah mengatakan anis sama dengan fir'aun kelompok Anis diam karena menganggap itu ucapan dari orang ga normal sekarang cak Nun bilang jokowi seperti fir'aun si romlah sok jadi pahlawan," tulis akun @Lujatini.
Meskipun begitu, ada juga warganet yang membela Guntur Romli. Misalnya akun @sakaparaning: "Lah... Itu ucapannya anis sendiri, gun romli sdng mengingatkannya!! Anis dg sombong mengatakan kl hanya bangun kota, Firaun pun bs lakukan."
Berita Terkait
-
Sebut Jokowi Firaun, Permintaan Maaf Cak Nun Dinilai Arogan
-
Masih Soal Kegaduhan Cak Nun, PWNU Jatim: Firaun dan Haman Itu Tokoh Antagonis Dalam Alquran
-
Standar Ganda! Guntur Romli Serang Ceramah Cak Nun, Padahal Sering Ngatain Anies Firaun Juga
-
Cak Nun Sebut Jokowi Seperti Firaun Bikin Publik Pecah Suara, Ada Enggak Sih Firaun yang Baik?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'