Witan Sulaeman resmi diperkenalkan oleh Persija Jakarta. Ia menjadi pemain terakhir yang didaftarkan macan kemayoran untuk mengarungi ketatnya persaingan putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Witan akan berseragam merah kebesaran Persija selama 3,5 tahun atau 42 bulan ke depan.
Namun demikian, pecinta sepak bola Indonesia langsung menggruduk Twitter Persija. Mereka menyayangkan Witan bermain di Liga 1 yang ada di Indonesia.
"Ngapain sih main di liga Indonesia, udah bener di Eropa, udah liga gajelas, suporter nya juga gajelas, aneh bgt witan," tulis akun @straightxout.
"Gue gak bangga sama sekali Witan kesini, gue kecewa sebagai the jakmania. Malah ngambil pemain abroad, Abimayu, Witan, besok apalagiArhanAsnawi beginikah Persijaku yg katanya Academy nya bagussemoga kedepannya dng koneksi Doll pemain muda ada yg ke Liga Jerman," tulis akun @belaIang_
Diketahui, perjalanan karier pria kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, 21 tahun yang lalu itu sempat melewati pembinaan ilmu sepak bola di Diklat Ragunan. Kemudian dirinya terpantau oleh pelatih Timnas U-19 saat itu, Indra Sjafri, untuk bergabung ke skuadnya.
Witan terjun ke sepak bola professional pada periode 2019 di mana ia bermain untuk PSIM Yogyakarta di Liga 2.
Pada 2020 Witan pindah dari PSIM untuk mencicipi kehidupan sepak bola professional di Eropa, tepatnya di Liga Serbia bersama FK Radnik Surdulica. Selama di sana dia bermain sebanyak dua kali dan mengantongi 71 menit bermain.
Setahun berselang dirinya bergabung ke klub Polandia, Lechia Gdansk, di mana rekan sekompatriot Egy Maulana Vikri juga pernah berseragam Lechia Gdansk. Namun baru setengah musim berjalan dan belum sempat tampil, Witan dipinjamkan ke klub asal Slovakia, FK Senica.
Catatan Witan di FK Senica pun menonjol. Ia tampil membela klubnya sebanyak 12 kali, mencetak empat gol, dan satu assist. Usai dari masa peminjamannya di FK Senica pada 11 Mei 2022, Witan pindah ke klub Slovakia lainnya, yaitu AS Trencin.
Selama di AS Trencin, Witan bermain sebanuak 14 kali, dengan catatan empat gol dalam 458 menit bermain.
Selain mempunyai catatan baik selama berkarir di level klub, Witan pun merupakan langganan Timnas.
Witan sudah debut di Timnas sejak usia 15 tahun tujuh bulan saat tampil di Indonesia kelompok umur U-19. Sampai saat ini Witan sudah mempersembahkan piala AFF U-22 2019, medali perak SEA Games 2019, dan runner up Piala AFF 2020.
Manajemen dan tim pelatih berharap pemain berjulukan Baby Shark dapat menambah daya gedor lini serang Macan Kemayoran agar lebih produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?
-
Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila
-
Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia
-
5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor
-
Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan
-
OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini
-
5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga