Aksi bejat dilakukan seorang pria penumpang KRL yang diduga melakukan pelecehan seksual. Di mana tangannya terekam kamera tamasya memegang lengan penumpang perempuan berulang kali.
Dikutip dari video yang diunggah akun dramakrlcommuterline terlihat suasana yang awalnya terlihat biasa di dalam gerbong KRL. Tampak sejumlah penumpang tengah duduk berdampingan di kursi KRL.
Tetapi bila diperhatikan lebih seksama terlihat seorang pria yang duduk dengan mendekap tas warna gelap, tangannya menggerayang lengan seorang penumpang perempuan yang ada di sebelahnya.
Perempuan itupun terlihat berupaya mengelak dengan menggerakkan tangan sebelah kanannya yang tengah dipegang oleh pria tersebut.
Tak cuma sekali, pria yang terlihat santai itu mengulang aksi bejatnya terhadap perempuan lain yang mengenakan jilbab dengan pakaian serba tertutup.
Terekam kamera, tangan pria itu menempel di lengan perempuan yang mengenakan jilbab tersebut.
"ketemu lg sama orang yang kemarin min. Dannnn harus liat tangannyaaaaa aduh bs gakya orang ini ditandain biar gausa naik krl min???" tulis akun tersebut.
Video itupun mendapat banyak komentar dari netizen yang geregan dengan sosok pria yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut.
"Pelaku kek gini mending gausah disensor biar pada tau mukanya kek mana," kata iam.
Baca Juga: Karir Dani Alves Hancur, Ditahan Kasus Pelecehan Seksual, Dipecat dari Klub
"Kalo emang pelecehan, langsung hubungi Pkd yang di dalem kereta, takutnya ni orang ga sekali dua kali aja langsung laporin biar jera. Emang ada ada aja orang jaman sekarang berperilaku gitu, blacklist aja dari kereta commuter biar ga meresahkan banyak orang!" tulis rahmad.
"Iyaa kenapa harus diblurr sih kan biar ga ada korban lagi dan biar kita bisa tau wajahnya si pelakunya," kata retnoo.
"Tandain jaket sama bentuk rambutnya," tulis varasa.
"Jangan disensor sih klo dah bgini mah," kata Lhianae.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet