Suara Joglo - Lama tidak terdengar kabarnya, PT Solo Manufaktur Kreasi, produsen mobil Esemka muncul dengan membawa kabar mengejutkan. Produsen mobil asal Solo itu dikabarkan bakal memproduksi mobil listrik.
Perusahaan namanya besar setelah ikut dikerek popularitas Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) itu dikabarkan bakal ikut ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 pada 16-26 di JIEPXO, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Lalu bagaimana publik menyambut kabar itu? Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menilai produsen kendaraan Esemka harus mampu menghadirkan kendaraan yang mempunyai harga dan konsep merakyat sesuai dengan visi dan misi awal.
"Karena Esemka pada awalnya berkonsep memproduksi mobil kerakyatan yang berharga terjangkau, apakah mobil listriknya nanti benar-benar akan berharga kerakyatan? apakah kualitasnya tetap dapat comply dengan standar safety internasional? itu hal yang sangat dinantikan," kata Yannes, Rabu (08/02/2023).
Sebelumnya, produsen otomotif lokal PT Solo Manufaktur Kreasi atau yang lebih dikenal sebagai Esemka, menggegerkan publik mengenai rencana keikutsertaan pada
Isunya, Esemka akan membawa kendaraan berteknologi baterai atau yang biasa dikenal sebagai kendaraan listrik untuk dipamerkan kepada pengunjung IIMS 2023.
Yannes juga menilai bahwa kehadiran Esemka harus sesuai dengan kaedah awalnya yang akan memberdayakan kualitas pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), UMK, hingga BUMDes untuk ikut serta dalam pembangunan kendaraan yang akan disajikan di pasar Indonesia.
"Pertanyaannya apakah Esemka masih setia dengan visi awalnya dulu? salah satunya adalah memberdayakan para siswa SMK?," ucap dia.
Jika benar akan berkomitmen mendukung industri otomotif di Indonesia, Esemka harus memenuhi berbagai persyaratan umum yang memang biasa dilakukan oleh para produsen otomotif.
Baca Juga: GP Mania Mau Bubarkan Diri, Relawan Projo: Bentuk, Langsung Sprint, Tiba-tiba Dia Mundur
Diantaranya adalah keharusan memiliki modal yang cukup besar, karena industri perakitan otomotif membutuhkan biaya produksi yang tinggi, lalu tenaga kerja yang kompeten dan terlatih, baik dalam hal teknik maupun manajemen.
Esemka juga diharapkan memiliki sertifikasi dan standar kualitas yang memenuhi persyaratan pemerintah dan industri. Selain itu, Yannes juga mengimbau Esemka harus memiliki alat dan mesin produksi yang berkualitas dan memenuhi standar teknologi terkini.
"Sistem manajemen yang efektif dan terintegrasi dengan pemasok, konsumen, dan regulator, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memenuhi permintaan konsumen dan juga dukungan pemerintah dan pihak terkait dalam hal peraturan, regulasi, dan fasilitas," kata dia.
Dengan memiliki karakter dan juga modal yang kuat untuk bisa bersaing di industri otomotif, Esemka diyakini tidak akan mengalami permasalahan ke depannya dan tidak hanya sekadar menjadi importir biasa lagi.
Berita Terkait
-
Pasang Surut Esemka, Lama Tak Terdengar Tiba-Tiba Muncul Lagi Jelang Tahun Politik
-
Beredar Penampakan Mobil Listrik Diduga Produksi Esemka, Politisi PBB: Itu Mobil China
-
Esemka Akan Ikut Pameran IIMS 2023, Sebarisan dengan Mitsubishi dan Suzuki
-
Merek Mobil yang Pernah Berjasa ke Jokowi Esemka Bakal Mejeng di Gelaran IIMS, Bersanding dengan Merek Ternama Dunia
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
4 Shio yang Diprediksi akan Keluar dari Masa Sulit Pada 20 Mei 2026
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar
-
Implementasi Tambang Berkelanjutan, PT Semen Gresik Sabet Penghargaan GMP Award Jawa Tengah 2026
-
30 Link Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2026, Cocok untuk Status dan Media Sosial
-
Boyfriend on Demand: Kala AI Terasa Lebih Nyata daripada Manusia
-
Anthony Ginting Comeback di Malaysia Masters 2026 Setelah Absen 3 Tahun
-
Lama Absen, Anthony Ginting Dapat Keuntungan Ini di Malaysia Masters 2026