/
Sabtu, 11 Februari 2023 | 08:29 WIB
Ilustrasi Gibran Rakabuming Raka (Suara.com/Ema Rohimah)

Gibran ditangkap polisi di Madinah. Tapi kira-kira hari Minggu lalu,” kata Abas, Rabu (8/2/2023).

Abas menuturkan, Gibran ditangkap gara-gara mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan Masjid Nabawi.

“Dia pengin foto saat mengibarkan bendera,” kata Abas.

Abas mengatakan, Gibran mempunyai dasar kuat mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan Masjid Nabawi.

Kata Abas, anak kawan separtainya itu mengibarkan bendera Demokrat sebagai simbolisasi rasa syukur karena keberhasilan orangtuanya.

“Ayahnya sukses menjadi Ketua DPRD Karawang, mewakili Fraksi Demokrat.”

Abas mengatakan ungkapan rasa syukur Gibran itu ternyata dinilai melanggar aturan Kerajaan Arab Saudi yang tegas tidak membolehkan para peziarah membawa atau mamerkan simbol-simbol lain selain Islam.

“Awalnya sih saya mau foto juga pakai bendera Demokrat. Tapi keburu Gibran duluan,” kata Abas.

Namun, Abas memastikan Gibran kini sudah dibebaskan dan segera pulang ke Indonesia.

Baca Juga: Beri Klarifikasi, Gibran Minta Warga Solo Tidak Panik, yang Ditangkap Polisi Arab Saudi Bukan Dirinya

“Jadwalnya hari ini pulang ke Tanah Air,” kata dia. 

Load More