/
Rabu, 15 Februari 2023 | 14:46 WIB
Manajemen PSIS Semarang akhirnya mendatangkan Pelatih asal Malta, Gilbert Agius pada putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. ([Istimewa])

Manajemen PSIS Semarang resmi mendatangkan pelatih kepala baru di tengah kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.

Pelatih asal Malta, Gilbert Agius ditunjuk menjadi pelatih kepala baru Laskar Mahesa Jenar. Lalu bagaimana sepak terjang sang pelatih?

Berikut Profil mentereng Gilbert Agius

Pelatih baru PSIS memiliki nama lengkap Gilbert Agius I Malta, ia lahir pada 21 Februari 1974 (48 Tahun). 

Sang pelatih ternyata Sebelumnya ternyata melatih Tim Nasional Malta dan berlinsesiUEFA PRO. 

Gilbert Agius mungkin masih asing di Sepakbola Indonesia. Namun di Malta dia adalah Superstar baik ketika menjadi pemain maupun pelatih. 

Nama besarnya di harapkan bisa membawa pengalaman, Mentalitas dan Meningkatkan kualitas Tim Mahesa Jenar musim ini.

Ketika sebagai pemain, Gilbert menghabiskan semua masanya bermain di malta tepatnya di tim Valletta FC yang di perkuat sejak musim 1990 hingga 2013. 

Dia juga pernah di pinjamkan ke Tim Seri C Italia yaitu Pisa selama 1 musim dan kembali Lagi ke Valletta, Valletta juga merupakan tim Taisei Marukawa di Liga Malta sebelum bergabung ke Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Senang Richard Eliezer Divonis Ringan, Pendukung Merangsek Masuk Sampai Kayu Pembatas Ruang Sidang Patah

Gilbert bermain sebagai penyerang di Valletta dengan total 587 Match dan mencetak 231 Gol, dia juga bermain sebanyak 120 Match bagi Timnas Malta dengan Torehan 8 Gol. 

Selama Karir sebagai pemain dia meraih 38 Gelar antara lain Malta Premier League 8 kali, Malta FA Cup 7 kali, Malta super Cup 7 kali dan masih banyak lagi Gelar Domestik di Malta.

Dia juga meraih gelar Malta Footballer Of The Year sebanyak 3 kali dan 1 kali menjadi Top Score dengan 20 gol selama 1 musim.

Selepas pensiun, dia di angkat sebagai pelatih Valletta U19 dan langsung berhasil memberikan 1 gelar juara, setelah itu dia di angkat menjadi Ass Pelatih hingga pelatih kepala di Valletta pada medio 2014 - 2021 dengan sukses meraih 11 Gelar Domestik.

Setelah pengabdian panjang dia di tunjuk Federasi Malta untuk menjadi pelatih Timnas U21 Malta pada 2022 dan di angkat sebagai pelatih Interim Timnas Senior Malta pada November lalu.

Setelah itu, dia mendapatkan tawaran dari PSIS dan sangat terkesan dengan suasana di Stadion Jatidiri dan juga mencari tantangan baru untuk karier kepelatihannya.

Load More