Aksi penganiayaan pengguna Rubicon anak pejabat DJP terhadap putra dari anggota GP Ansor masih jadi sorotan publik. Terbaru, kekayaan ayah pelaku penganiayaan itu melebihi kekayaan Presiden Jokowi.
Seperti diberitakan sebelumnya pengemudi Rubicon bernama Mario Dandy Satriyo ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap putra pengurus pusat GP Ansor Jonathan Latumahina bernama David.
Kasus penganiayaan itu jadi sorotan lantaran fakta lain mengenai latar belakang si pelaku yang banyak keanehan.
Diketahui bahwa pelaku merupakan putra dari Rafael Alun Trisambodo yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jaksel II.
Di tengah bergulirnya kasus penganiayaan tersebut beredar bahwa kekayaan sang ayah pelaku ternyata memiliki nilai fantastis. Bahkan nilainya melebihi kekayaan Presiden Jokowi.
Hal itu seperti diungkap oleh pemilik akun @ruhulmaani.
Dalam unggahannya, ia memperlihatkan nilai kekayaan antara Presiden Jokowi dengan Kabag Umum DJP tersebut.
"Adu kekayaan. Presiden Jokowi: Rp50 Miliar Kabag. Umum DJP: 51 Miliar. Ternyata gak enak jadi presiden. Kerjaan berat, selalu dihina, difitnah dan dibully tapi pendapatan tetep kalah gede sama level eselon II macam Kabag Umum ini," kicaunya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahkan dalam LHKPN, masih ada harta kekayaan Kabag Umum DJP tersebut yang urung dilaporkan.
"Ternyata Rubicon dan Harleynya gak dimasukkan dalam laporan harta kekayaan pejabat negara. Itu sih bohong banget," tambahnya.
Sementara itu Mario Dandy Satriyo sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur bernama David.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwa tersangka disangkakan Pasal 76c junto Pasal 80 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun subsider Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana 5 tahun.
"tersangka saat ini tengah dilakukan penahanan hingga 20 hari ke depan sejak awal ditahan," terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG
-
Manoj Punjabi Sebut Produksi Film Children of Heaven sebagai Misi Mustahil
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi