Kebakaran hebat yang menimpa Depo Pertamina Plumpang belakangan ramai jadi sorotan terutama soal kawasan perkampungan Tanah Merah Bawah yang mencuatkan kembali soal janji Anies Baswedan dan Jokowi.
Diketahui akibat kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, tercatat sebanyak 17 orang yang berada di kampung Tanah Merah Bawah tewas.
Kebakaran yang berdampak kepada warga di kampung yang lokasinya berdekatan dengan area depo Pertamina itupun mencuatkan kembali soal janji Anies Baswedan hingga Jokowi.
Diketahui Anies Baswedan pernah mengumbar janji politik di kampung Tanah Merah Bawah, bahwa ia takkan menggusur mereka. Padahal wilayah tersebut merupakan buffer zone milik PT Pertamina yang harusnya tak boleh ditinggali.
Walhasil Anies pun kena bully netizen.
"Di Tanah Merah, termasuk Plumpang ini, Anies Baswwedan dulu kontrak politik untuk tidak menggusur. Padahal kawasan buffer zone milik Pertamina ini bahaya ditinggali," ucapnya dikutip dari akun Twitter @gus_dibyo, Sabtu (4/2/2023).
Di tengah ramainya sorotan tertuju ke Anies Baswedan, nyatanya sebelum capres 2024 dari partai NasDem itu berjanji, Jokowi sudah lebih dulu mengumbar hal serupa. Hal itu seperti diunggah oleh akun @ekowboy2.
Dalam unggahannya, ia menampilkan berita terkait janji Jokowi yang akan membuatkan KTP warga Tanah Merah. Janji ini dimaknai bahwa Jokowi telah melegalkan keberadaan warga di Kampung Tanah Merah yang seharusnya tak boleh ditinggali.
"Jokowi duluan teken kontrak dengan warga Tanah merah ini persoalan agraria Anies hanya melanjutkan. Sejak Ahok jadi komisaris kebakaran kilang sering terjadi, ini fakta. Bukannya membela sengkawa malah salahkan Anies, kelakuan para penyembah Ahok" katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?