Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sepakat untuk saling menghormati arah politiknya masing-masing dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Soal koalisi, soal capres, cawapres kita sudah sepakat menghormati keputusan politik masing-masing," kata Prabowo saat konferensi pers usai menerima kunjungan Surya Paloh di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Ia pun mengaku menghormati keputusan Surya Paloh yang telah mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Partai NasDem bersama Partai Demokrat dan PKS.
"Kita akan menghormati apapun keputusan politik Pak Surya dengan NasDem. Sebagai sahabat kita hormati apapun keputusan politik. Mereka pun akan menghormati keputusan politik kami. Koalisi itu bagian dari keputusan politik," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai kesediaannya untuk diduetkan dengan Anies Baswedan, Prabowo kembali menegaskan bahwa ia dan Surya Paloh sepakat menghormati keputusan masing-masing dalam menyongsong Pemilu.
"Tadi saya sudah sampaikan, dalam pembicaraan yang intensif dan luas kita sepakat kita akan menghormati keputusan politik masing masing dan bertekad akan melakukan komunikasi yang lebih erat dan lebih intensif. Kalaupun Anies sudah jadi keputusan politik NasDem ya kita hormati," kata Prabowo.
Menteri Pertahanan RI itu menyebutkan bahwa dalam pertemuannya dengan durasi sekitar dua jam itu dirinya sepakat dengan Surya Paloh untuk menjaga suasana yang damai.
Prabowo menganggap kedatangan sahabat lamanya itu merupakan kunjungan balasan, karena ia sempat mengunjungi Surya Paloh di Tower Nasdem, Jakarta Pusat, pada 1 Juni 2022 lalu.
Sementara, Surya Paloh menyebutkan bahwa kunjungan yang ia lakukan menggambarkan hubungan persahabatan keduanya yang sudah terjalin sekitar 40 tahun lalu.
"Secara batin saya sudah katakan, hubungan kami ini hubungan persahabatan, harusnya lebih mudah untuk menyelesaikan kalau pun ada masalah, sejauh ini tidak ada masalah. Kalau ada masalah kita akan selesaikan cepat," ujarnya.
Menurutnya, meski arah politik keduanya dalam kontestasi Pilpres 2024 berbeda, namun dirinya tetap memberi semangat kepada Prabowo yang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dari Partai Gerindra
"Sekarang Mas Wowo capres dari Gerindra, apa yang bisa dilakukan NasDem? Satu, bersikaplah betul-betul, memberikan spirit dan semangat bagi Mas Prabowo, sebagai satu sumbangsih persahabatan, menang kalah itu nanti urusan kedua," kata Surya Paloh.
Ia menyebutkan, hal serupa juga ia lakukan kepada Anies Baswedan yang telah ia deklarasikan sebagai calon presiden dari Partai NasDem.
"Begitu juga Anies dicapreskan oleh NasDem hari ini, apa yang kita harapkan? Ya suasana yang melihat Anies dengan semangat dalam perjuangan, paling tidak upaya yang saya ingin maksudkan, upaya untuk saling menerima sebagai pertemanan yang tujuannya tidak jauh-jauh satu sama lain, batas ini saja pun sudah tercapai, ini sudah satu hal yang maksimal sudah mantap menurut saya," tuturnya.(KR-MFS)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya