Suara Joglo - Rekening buncit Rafael Alun Trisambodo dan keluarga dengan nilai transaksi lebih dari Rp500 miliar dibekukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan bahwa nilai itu berpotensi bertambah.
"Nilai transaksi yang kami bekukan nilainya D/K (Debut/Kredit) lebih dari Rp500 miliar dan kemungkinan akan bertambah," katanya.
Ia merinci bahwa rekening yang dibekukan terdiri dari rekening pribadi Rafael, keluarga termasuk putranya Mario Dandy Satriyo serta perusahaan atau badan hukum.
Ivan menyebut bahwa angka Rp500 miliar itu merupakan nilai mutasi rekening selama tiga tahun terakhir, bukan nilai dananya.
"Ada lebih dari 40 rekening yang diblokir," terangnya.
Pemblokiran itu, kata dia, diduga berkaitan dengan indikasi pencucian uang yang dilakukan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tersebut.
Kabar soal rekening buncit Rafael tersebut kemudian menuai beragam komentar netizen.
"Yang ketahuan aja sampai Rp500 M apalagi yang gak ketahuan ya? Kira2 sampai berapa ya," kata sobat.
Baca Juga: Rafael Alun Bisa Dipecat dan Hukuman Anaknya, Mario Dandy Bisa Diperberat..
"Wuidih! Ngeri banget. Bisa aja dia jadi orang yg menampung "uang haram" utk pejabat lain di atasnya atau komprador nya. Sptnya bukan punya dia sendiri aja," tulis tchizi.
Ada pula yang menyertakan dalil dari hadits agar Rafael segera bertaubat.
"Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yakni setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat (.)," kata ardinurrohman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Bank Sumsel Babel Wujudkan Hunian Layak melalui CSR Bedah Rumah di OKU Timur
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI
-
Berpuasa, Bekerja di Jakarta dan Menguatkan Iman di Tengah Tekanan Urban