Dua pemain Asing PSS Sleman masih dibekap cedera jelang pertandingan pekan ke-31 BRI Liga 1 2022/2023 menjamu Borneo FC di stadion Maguwoharjo, pada Sabtu (18/3/2023).
Dua pemain tengah PSS Sleman harus menepi akibat cedera yang menimpa keduanya pada pertandingan di pekan sebelumnya.
Usai melakukan pemeriksaan lanjutan, dokter tim PSS Sleman, Feras Ardile Muhammad menjelaskan mengenai cedera yang membekap kedua legiun asing Laskar Sembada dari Libanon dan Palestina tersebut.
"Jihad ayoub mengalami cedera pada hamstring (paha belakang) kanan. Terjadi robekan pada otot tersebut yg di dapat saat laga melawan Bhayangkara FC saat melakukan sprint," tuturnya dikutip dari situs resmi klub tersebut pada Kamis (16/3/2023).
Sementara itu, Jonathan Cantillana mengalami cedera pada tendon achilles (tendon betis bagian ujung bawah). Cedera di dapat saat pertandingan melawan Persita Tanggerang tetapi pemain bisa melewati sampai menit akhir.
"Tetapi saat pertandingan kontra Bhayangkara FC hanya mampu bermain hingga babak pertama usai karena peradangan yang makin parah saat salah tumpuan di dalam laga tersebut," lanjutnya.
Dokter yang memiliki hobi musik dan otomotif ini juga menjelaskan kondisi terbaru Jonathan Cantillana dan Jihad Ayoub pada hari ini.
"Jihad Ayoub pada saat ini masih fokus dalam tahap meredakan peradangan pada ototnya. Setelahnya, tim medis memberikan pendampingan selama 7 sampai dengan 14 hari agar bisa naik level pada pengembalian kekuatan ototnya secara khusus," ujar dokter Feras sapaan akrabnya.
"Untuk kondisi Jonathan Cantillana hingga saat ini recovery sudah mencapai pada kondisi peradangan yang membaik, dan masuk untuk pemulihan kekuatan otot secara khusus," imbuhnya.
Baca Juga: Korban Bencana Longsor di Takari NTT Dapat Uluran Tangan
Terkait kesiapan Jihad dan Jonathan jelang laga Laskar Sembada kontra Pesut Etam, dokter kelahiran Sleman ini menjelaskan kondisi yang berbeda dari kedua pemain tersebut.
"Melihat kondisi Jihad Ayoub sampai saat ini kemungkinan besar tidak bisa di turunkan dalam pertandingan melawan Borneo Samarinda FC," tuturnya.
"Sementara itu kondisi Jonathan sampai saat ini apabila bermain dalam laga kontra Borneo FC Samarinda masih butuh evaluasi lebih lanjut di sisa persiapan tim sebelum laga," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara