Suara Joglo - Sebuah artikel bikin gaduh warganet baru-baru ini. Artikel ini menimbulkan kecemasan bagi banyak orang yang tidak memahami tentang kesehatan, terutama soal virus HIV.
Sebuah artikel yang narasinya menginformasikan banyaknya kasus orang meninggal dunia usai memakan ikan yang disebut-sebut terkontaminasi virus HIV beredar luas di media sosial.
Dikutip dari laman website turnbackhoaks.id, faktanya Virus HIV tidak dapat bertahan hidup di luar tubuh manusia, sehingga tidak dapat bereproduksi di luar inang manusia.
Pakar menyebut tidak ada risiko tertular HIV dari makanan yang terkontaminasi. Dengan demikian, narasi artikel tersebut jelas menyesatkan sebab tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Narasi:
"Ct.
Dari messenger.
Semua orang telah diberitahu bahwa kami tidak boleh makan hari ini karena laut tengah dipenuhi dengan tabung dari rumah sakit yang berasal dari h.i.v. banyak orang yang meninggal di cdo 372, iligan 24, gingoog 18, valencia 18, maramag 18, opol 11 itu yang terbunuh karena makan ikan, biar gak ada yang makan satupun ikan kasi ke semua pesan ini orang biar tau
Copy paste diteruskan dari DOH, Bayugan"
Baca Juga: 6 Rekomendasi Menu Buka Puasa untuk Anak Kecil, Mudah, Enak, dan Menarik
Penjelasan:
Beredar sebuah unggahan di Facebook dalam bahasa Filipina bahwa banyak orang meninggal akibat dari makan ikan, dalam unggahan tersebut juga disebutkan jumlah orang yang meninggal dari berbagai daerah di Filipina.
Ikan yang dikonsumsi tersebut telah terkontaminasi oleh HIV, karena laut sedang dipenuhi oleh tabung dari rumah sakit yang berasal dari HIV. Dalam unggahan tersebut juga menyebut bahwa pesan tersebut di-forward dari Departemen of Health (DOH).
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa penularan HIV melalui konsumsi ikan sehingga dapat menyebabkan manusia meninggal, selain itu virus HIV tidak dapat tertular dari makanan yang terkontaminasi. Mengutip dari AFP, bahwa pihak Departemen of Health (DOH) Filipina membantah telah menyebarkan pesan yang tidak benar tersebut.
Asisten direktur regional DOH, Dr. Sadaila Raki-in melalui AFP menyebut bahwa penularan HIV dari tabung reaksi yang terkontaminasi ke ikan dan kemudian ke manusia tidak mungkin terjadi.
Department of Health and Human Services Amerika Serikat melalui laman resmi hiv.gov, menyebut bahwa HIV dapat tertular melalui cairan tubuh seperti ASI, cairan mani, cairan vagina, dan cairan dubur yang masuk ke aliran darah manusia.
Dengan demikian, banyak orang meninggal akibat memakan ikan yang terkontaminasi HIV adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Berita Terkait
-
Temuan Limbah Darah HIV Bikin Panik, Waspadai 4 Cara Penularan HIV Berikut
-
Kronologi Kantong Darah HIV Berserakan di TPS Bangkalan, Keteledoran PMI yang Sangat Berbahaya!
-
3 Peraturan Pengelolaan Limbah Medis, Tidak Boleh Sembarangan Dibuang
-
Geger Temuan Kantong Darah 'HIV' di TPS Junok, PMI Bangkalan Akui Teledor
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama