/
Senin, 03 April 2023 | 18:51 WIB
Rafael Alun ([TikTok/@Kartini])

Irjen Pol Krishna Murti turut menyorot saat Rafael Alun Trisambodo melakoni wawancara terkait perilaku anaknya Mario Dandy yang menganiaya David. Rafael menyebut bahwa ulah anaknya itu adalah kenakalan remaja biasa.

Melalui unggahan potongan video yang diunggah di akun instagramnya, Rafael Alun Trisambodo sempat membantah saat anaknya disebut sebagai sosok problematik. 

Menurut eks pejabat Ditjen Pajak itu apa yang dilakukan anaknya itu adalah kenakalan remaja biasa cuma kebetulan di luar batas.

"Kalau dibilang problematik itu tidak karena yang dilakukan adalah kenakalan remaja, cuma kebetulan yang dilakukan ini di luar batas sehingga masyarakat melihatnya di luar batas," ungkap Rafael saat diwawancara salah satu stasiun televisi swasta.

Pernyataan Rafael itupun menuai sorotan dari Irjen Pol Krishna Murti. Ia menyebut komunikasi Rafael sangat halus tapi manupulatif. 

Ia menilai menurut pengalamannya sebagai penyidik, sangat bisa dibedakan antara kenakalan remaja, perkelahian atau penganiayaan

"Dia mau di wwcr media, berarti siap di komen. Tutur katanya halus tapi penuh dg manipulasi. Cuih cuaks..," tulis perwira polisi yang menjabat sebagai Kadivhubinter.

"Selama ini medsos saya jarang menanggapi issue kasus yg bergulir. Tapi lihat video ini, saya meyakini bahwa komentar bapak ini diluar batas nalar saya. Saya pernah menjadi penyidik, sangat bisa membedakan mana perkelahian mana kenakalan remaja dan mana penganiayaan," terangnya.

Lebih jauh, sosok yang kondang saat menumpas teroris Thamrin itu menyebut sikap Rafael itu sangat tak manusiawi. Ia kehilahanga nuraninya.

Baca Juga: Mario Dandy Sengaja Sebar Video Penganiayaan Terhadap David, Alasannya Kebanggaan Diri

"Anda ini sptnya sdh rusak indikator nurani sosial..Ya Allah ampuni dosa kami, semoga kelak anak2 saya bisa menjadi makhluk yg membawa kebaikan kepada bumi, langit dan sesamanya," katanya.

Load More