Penutupan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) oleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mendapat tanggapan dari Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli.
Guntur Romli menilai langkah yang dilakukan Bupati Purwakarta itu terlalu berlebihan.
"Kacau ini Bupati Purwakarta, rumah ibadah/gereja GKPS malah disegel," terang Guntur Romli dikutip dari akun Twitter @GunRomli, Senin (3/4/2023).
Menurutnya gereja yang digunakan para jemaat dibantu untuk mengurus rumah ibadah jika memang tak berizin. Dengan demikian ibadah jemaat juga bisa berjalan lancar.
"Tugas Bupati dalam PBM nomor 9/2006 pasal 7 ayat 1 poin E adalah menerbitkan IMB rumah ibadah. Bukan menyegel rumah ibadah," terang Guntur Romli.
Ia menjelaskan bahwa penutupan gereja sendiri bisa jadi karena tekanan kelompok-kelompok tertentu di sekitar wilayah gereja. Mengingat tak berizin warga menuntut pengelola untuk mengurus izin terlebih dahulu.
Namun kebijakan yang diambil Ambu Anne, sapaan akrabnya justru menciptakan tudingan dan sorotan terhadap publik.
Guntur Romli juga membandingkan dengan kondisi Purwakarta sebelum dan setelah ditinggalkan oleh Deddy Mulyadi. Pasalnya kejadian intoleran ini justru terjadi di bawah kepemimpinan Ambu Anne.
"Kalau diperhatikan Purwakarta menyedihkan sejak ditinggal kang Dedi," sindirnya.
Baca Juga: Hilmi Firdausi Mengecam Pembubaran Ibadah di Gereja: Mari Kita Jaga Kerukunan dan Toleransi
Untuk diketahui, penutupan GKPS itu sudah diketahui jemaat. Sebab hingga kini tidak ada izin dari bangunan yang sudah menjadi tempat ibadah itu.
Pemkab Purwakarta juga sudah melakukan upaya agar para jemaat di GKPS bisa beribadah di gereja-gereja lain yang ada di Purwakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya