Suara.com - Pegiat media sosial, Guntur Romli mengunggah sebuah video yang memperlihatkan petugas Aviation Security (Avsec) memberikan pelayanan istimewa terhadap Habib Bahar bin Smith di bandara. Bukan hanya memberikan pengawalan, namun petugas Avsec juga bergantian mencium tangan Habib Bahar bin Smith.
Dalam video berdurasi 35 detik, terlihat Habib Bahar baru saja turun dari pesawat. Kemudian ada sejumlah petugas Avsec dan petugas bandara lainnya menghadang langkah Habib Bahar bin Smith untuk mencium tangan.
Bahkan ada seorang petugas yang membungkuk saat mencium tangan terpidana kasus penganiayaan remaja itu.
Setelah itu, dua petugas berseragam biru langsung mengawal ketat Habib Bahar dari gabarata menuju terminal bandara.
Guntur Romli mengaku takut apabila melihat petugas Avsec yang tunduk kepada eks narapidana.
"Seram juga kalau para AVSEC bandara malah 'mengawal ketat' dan tunduk pada Bahar ini, eks napi penganiayaan anak, yang dikenal penyebar kebencian dan kekerasan berbasis agama," kata Guntur Romli melalui akun Twitternya @GunRomli pada Jumat (31/3/2023).
"Saya meragukan keamanan di bandara nih kalau kayak gini yang dipertontonkan AVSEC," sambungnya.
Unggahan Gun Romli lantas memancing warganet lainnya untuk mengomentarinya. Ada seorang warganet yang malah meragukan akan keamanan bandara apabila melihat petugas yang menjaga keamanannya seperti itu.
"Sejujurnya ini mengurangi rasa aman saat berada di bandara. Petugasnya saja tampak tidak profesional gini," tutur @ar****t.
Baca Juga: Heboh! Video Habib Bahar bin Smith Lelang Barang-barangnya, Sorban yang Dipakai Dijual Rp10 Juta
Berita Terkait
-
Kejati DKI Tawarkan 'Damai' untuk Kasus David, Gus Romli: Bau Amis, Siapa yang Order?
-
APA Bantah Kapolres Jaksel Tak Tahu Apapun Rencana Mario Dandy Aniaya David Ozora, Dinilai Blunder Lagi
-
Guntur Romli Bantah Mario Dandy Menangis saat Rekonstruksi: Masih Petantang Petenteng
-
Lelang Sorban Dan Cincin Harga Puluhan Juta, Habib Bahar Smith: Itu Barang-Barang Dipakai Puluhan Tahun Berdakwah
-
Habib Bahar Lelang Barang-barang Pribadi, Eko Kuntadhi: Siwak Bekas Pakai Dilelang?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara