/
Selasa, 04 April 2023 | 10:19 WIB
Kondisi terkini David Ozora korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo ([Twitter])

Korban penganiayaan hingga koma, David Ozora dikabarkan sudah siuman. Anak dari Jonathan Latumahina, petinggi Pengurus Pusat GP Ansor ini mengalami kondisi yang memprihatinkan hingga terancam tak bisa sekolah.

Melansir Instagram @nyinyir_update_official, Selasa (4/4/2023) David Ozora mengalami putus saraf. Hal itu yang menyebabkan David tak bisa melanjutkan sekolah untuk beberapa waktu ke depan.

"Jadi benar dia tidak bisa sekolah lagi sapai batas waktu yang kita tidak tahu," katanya.

Jonathan menjelaskan, melalui keterangan dokter yang mendampingi David Ozora, butuh sekitar satu tahun pemulihan hingga dirinya bisa beraktivitas normal.

Di sisi lain, David sendiri harus menjalani terapi ketat. Ia masih harus dirawat di ruang ICU.

"Terapi yang dilakukan saat ini juga sangat ketat, David harus tetap dirawat di ICU," terang dia.

Di tengah proses pemulihan yang dijalani David Ozora, laki-laki 15 tahun ini sempat mengalami panas tinggi. Bahkan Jonathan menyebutkan seperti orang meninggal tapi masih bisa bernapas.

"Jumat kemarin dia sempat panas mencapai 38,4 derajat. Kondisi ini biasa dialami pasien yang mengalami diffuse axonal injury," ungkap dia.

Kondisi itu juga membuat David Ozora berada di tingkat kesadaran level 3 dari skala orang sadar rata-rata 15. Hal ini yang membuat kondisi David tak sadarkan diri dalam perawatannya.

Baca Juga: Kuasa Hukum David Ozora Ungkap Kondisi Kliennya: Seperti Anak 5-6 Tahun

"Kalau orang sadar itu skalanyya 15. David masuk di skala 3, artinya, glasgow coma scale ini parameternya ada tiga. Pertama ada respon penglihatan, kedua respon mendengar dan ketiga respon gerak," kata Jonathan.

David berada di skala 3 yang artinya setiap parameter itu mendapat skala 1. Hal itulah yang menyebabkan kondisi David seperti orang meninggal tapi masih bernapas.

Load More