/
Sabtu, 08 April 2023 | 15:00 WIB
Pelatih Persija, Thomas Doll. ([PT LIB])

Thomas Doll jadi pelatih debutan yang mampu menunjukkan racikan impresif bersama Persija Jakarta.

Juru taktik asal Jerman itu mampu membawa tim Macan Kemayoran bersaing di papan atas BRI Liga 1 2022/2023 dan masih berpeluang finish di posisi runner-up.

Tak hanya itu saja, pelatih berusia 56 tahun itu juga memecahkan empat rekor negatif yang selama ini ada di bayang-bayang Persija.

Terbaru, Persija dan kolega memutus catatan negatif pertemuan dengan Persebaya sejak Liga 1 2018. Dalam pertemuan kedua tim di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Rabu (5/4/2023) malam, Persija untuk pertama kalinya meraih kemenangan setelah bermain empat kali imbang dan tiga kali kalah dengan Persebaya.

Sebelum memecahkan rekor negatif vs Persebaya, Thomas Doll mampu mematahkan “kutukan” Persija tak pernah menang atas Arema FC di Malang selama 19 tahun.

Catatan buruk itu dipecahkan lewat kemenangan 1-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang (28/8/2022) lewat gol Michael Krmencik.

Rekor negatif lain yang dipecahkan adalah rapor tandang Persija melawan PS Barito Putera. Thomas Doll membawa pasukannya meraih kemenangan pertama sejak periode 2014.

Persija memutus tren negatif dengan kemenangan 1-0 di Stadion Demang Lehman, Martapura (11/9/2022) lagi-lagi lewat gol Krmencik.

Thomas Doll pun mempu memutus tren negatif Persija dalam meraih kemenangan beruntun. Pertama kalinya Persija mampu meraih lima kemenangan berturut-turut dalam era Liga 1 hadir di tangan pelatih berusia 56 tahun itu. Lima kemenangan yang didapat Persija, yaitu atas RANS Nusantara FC (3-0), Persija (1-0), Arema FC (1-0), Bhayangkara FC (2-1), dan Barito Putera (1-0).

Baca Juga: Spill Fotonya, Nikita Mirzani Sebut David Kasat Serang Kota yang Menambahkan Pasal dalam Kasusnya

Thomas Doll pun menanggapi mengenai empat rekor yang berhasil dipecahkannya pada musim pertamanya melatih Persija.

"Kami bisa memecahkan rekor itu akibat saya dikelilingi orang-orang yang hebat. Mulai dari jajaran pelatih yang bagus, ofisial yang hebat, hingga para pemain yang dipenuhi motivasi dan rasa ingin belajar yang tinggi," kata Thomas Doll dilansir dari laman resmi PT LIB, Sabtu (8/4/2023).

Pelatih berkebangsaan Jerman itu mengaku tidak pernah sendirian dalam menghadapi tekanan sepanjang musim ini. Menurutnya banyak orang penting di balik layar atas perjuangan Persija pada musim ini.

"Dalam satu musim pasti ada naik turunnya performa, menangani tekanan pun merupakan hal yang penting untuk saya sebagai pelatih. Maka dari itu saya membutuhkan tim di sekeliling saya. Tim pun memerlukan ofisial di sekelilingnya. Pada akhirnya kami membutuhkan satu sama lain," ujar dia.

"Banyak orang penting di tim yang tidak tersorot di depan televisi, padahal mereka mempunyai peran yang penting bagi tim ini," katanya melanjutkan.

Load More