/
Sabtu, 22 April 2023 | 17:30 WIB
Jalan Rusak di Indramayu. (Twitter/@chyntiaaaasari)

Nama Bima Yudho masih terngiang di telinga publik. TikToker ini mengkritik terkait Pemda Lampung yang membiarkan pembangunan infrastruktur dan jalan rusak.

Baru-baru ini, nama Bupati Indramayu justru ikut tersorot oleh publik. Tak sedikit yang kesal dengan caranya memimpin, menyusul banyak keluhan soal jalan rusak di kabupaten tersebut.

Nina Agustina, Bupati Indramayu periode 2021-2026 ini justru dirujak netizen. Setelah Wakil Bupati, Lucky Hakim memutuskan mundur, Nina Agustina terus mendapat sorotan.

Jalan rusak di sejumlah ruas menjadi pemicu masyarakat mulai lelah karena tak ada pembenahan meski sudah ada laporan masuk.

Mengutip dari akun Twitter, @chyntiaaaasari, Sabtu (22/4/2023), Nina Agustina mencuat terkait jalan rusak di wilayahnya yang tak kunjund diperbaiki.

"Bupati Indramayu: Nina Agustina. Namanya mencuat setelah viralnya jalan rusak di Indramayu. Beliau putri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar," buka akun tersebut sambil menampilkan foto Nina Agustina.

Akun tersebut membongkar beberapa kekayaan Nina yang didapat selama ini. Melalui LHKPN-KPK, harta kekayaan Nina mencapai Rp33 miliar.

Tak hanya itu, ia juga membagikan beberapa video yang diduga menampilkan akses jalan masyarakat di Indramayu yang berlubang dan penuh genangan air.

"Jalan rusak di Indramayi beredar di TikTok. Sampai masyarakat yang melibatkan anak-anak ikut benerin jalan. Ibu ngapain aja?," tanya akun tersebut menyindir.

Baca Juga: Pantas Aja Tak Nyaman, Segini Gaji Besar dan Fasilitas Mewah yang Didapat Lucky Hakim Meski Tak Kerja Selama Jabat Wabup Indramayu

Unggahan akun tersebut tentu mendapat tanggapan dari publik dan netizen di media sosial. Tak sedikit yang mengkritik dan ada juga yang mengingatkan bahwa soal jalan rusak tak ada kaitannya dengan harta kekayaan pejabat.

"Nina sudah memimpin Indramayu dari 2020. Jangankan merealisasikan janji kampanyenya seperti yang dibilang oleh Lucky (mantan Wakil Bupati Indramayu). Menyusun organisasi pemerintahan saja suda tiga tahun ga beres-beres. Boleh dicek, posisi penting masih dijabat Plt. Gimana mau ngegas buat jalanin program-programnya," sindir akun @made_I***.

"Untuk infrastruktur di Indramayu udah parah. Saya posisi di rumah orang tua daerah Haurgeulis. Di sana ingin jadi lurah harus berani keluar modal 3 M, alhasil Indramayu tidak berkembang dan semua jalan di desa hancur total," ungkap @Abdulgofur****.

Load More