Beberapa waktu lalu pengamat politik Burhanuddin Muhtadi membongkar Anies Baswedan yang ternyata salah satu sosok di balik lembaga survei terkemuka di Indonesia.
Mulanya Burhanuddin Muhtadi menyoroti soal survei yang digelar oleh Indonesia Lawyer Club yang menempatkan Anies Baswedan sebagai capres pilihan publik berdasarkan fitur poll di twitter.
Anies mendapatkan suara sebesar 65 persen mengalahkan Prabowo Subianto yang mendapat 19 persen serta Ganjar Pranowo yang hanya mendapat 16 persen.
Menyoroti hal itu, peneliti jebolan Australia National University tersebut membeberkan fakta bahwa survei tersebut bisa jadi kurang akurat. Hal itu mengingat seperti ketika dua stasiun televisi membuat survei jelang Pilpres 2004 yang menyebut Amien Rais berpeluang menang. Tetapi nyatanya kalah akurat dibanding survei @LSI_Lembaga yang sampelnya hanya 2000 responden.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Amien Rais merupakan salah satu tokoh politik yang percaya survei.
"Tapi Pak Amien Rais sangat percaya survei. Dulu di PAN kami sering diminta survei dapil. Pas putranya maju sbg calon walikota Yogya, Pak Amien minta tim real count tdk melanjutkan perhitungannya karena quick count kami menunjukkan kemenangan lawan. Maklum dia PhD dr Chicago Uni," katanya.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa saat ini banyak elite politik yang sudah percaya survei. Bahkan ia membongkar bahwa mereka yang tak percaya survei yang kini mendukung Anies perlu mengetahui bahwa capres yang mereka dukung dulu merupakan direktur riset di lembaga survei terkemuka di Indonesia.
"Secara umum para elite politik sdh “beriman” dg survei, terutama setelah QC pilpres 2004. Hanya sebagian “kecil” netizen, utk tdk menyebut buzzer, yg tidak percaya survei. Mereka yg gugat tdk tahu aja capres mereka Anies Baswedan itu eks Direktur Riset @LSI_Lembaga. Google aja," tandasnya.
Baca Juga: Tirakat Anies Baswedan Sejak Awal Ramadan Lalu Berakhir di Tegalsari Ponorogo
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL