Suara Joglo - Bakal calon presiden Anies Baswedan terus melakukan safari politik jelang Pilpres 2024 ini. Tidak terkecuali pada momentum Ramadan seperti sekarang.
Anies, bakal calon presiden yang diusung koalisi tiga partai politik: NasDem, Demokrat dan PKS, itu benar-benar memanfaatkan momentum Ramadan untuk keliling daerah-daerah.
Beberapa waktu lalu Anies misalnya, kedapatan berkunjung ke Surabaya, kemudian Gresik. Dan sekarang Anies berada di Desa Tegalsari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo.
Anies mengunjungi sebuah rumah yang baru saja selesai direnovasi di desa itu. Ia mengaku kunjungan ke Tegalsari itu menandai berakhirnya tirakat ramadan yang Ia lakukan.
"Selama awal Ramadhan hingga saat ini, saya menjalani tirakat yang kini berujung di Tegalsari," kata Anies Baswedan dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (13/04/2023).
Sejak awal Ramadhan, Ia berkeliling setidaknya ada 25 kota atau kabupaten untuk menjalani tirakat. Tirakat yang dilakukan Anies ini, yakni dengan hanya mendengar, meresapi dan berinteraksi dengan masyarakat.
Hal itu dilakukan juga tidak ada publikasi. Dirinya praktis hanya mendengar dan menyerap, apa yang diobrolkan oleh lawan bicara yang ditemuinya. "Dalam tirakat ini, bukan bagian saya yang berbicara, tetapi menyerap apa yang diutarakan oleh warga yang saya temui," katanya.
Praktis selama bulan Ramadhan ini, Ia serasa tidak hadir di depan publik. Jika ada pemberitaan tentang dirinya selama Ramadhan ini, dimungkinkan sumbernya dari lawan yang Ia ajak bicara.
Rencananya, hasil dari tirakatan yang Ia lakukan selama bulan Ramadhan ini, nanti akan Ia ceritakan waktu dirinya pulang ke Jogjakarta. "Besok kalau sudah sampai di Jogja, akan saya ceritakan hasil dari tirakatan yang saya lakukan selama bulan Ramadhan ini," katanya.
Namun berdasar informasi, Anies ke Tegalsari itu sebenarnya untuk melakukan syukuran dengan warga Tegalsari, terkait dengan selesainya renovasi rumah yang telah Ia lakukan.
Baca Juga: Mau dari NU atau Muhammadiyah, JK Sarankan Cawapres Ideal untuk Anies Miliki Kemampuan Ini
Rumah yang direnovasi oleh Anies Baswedan itu, merupakan rumah yang kaya akan nilai sejarah. Rumah yang dulunya milik keturunan atau guru-guru yang ada di Pesantren Tegalsari.
Nah, dirinya tergerak hatinya untuk merenovasi, dikarenakan rumah yang bernilai history sejarah yang tinggi itu, bakal akan dibelah menjadi bagian. Padahal bangunan itu, selama ini menjadi saksi bisu pengabdian dari keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.
"Ini sebuah tempat yang penuh dengan sejarah. Saya nyambung dengan Tegalsari ini, karena keamanahan rumah Joglo yang saat ini ada di Jakarta. Rumah Joglo itu ternyata dari Tegalsari," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mau dari NU atau Muhammadiyah, JK Sarankan Cawapres Ideal untuk Anies Miliki Kemampuan Ini
-
Tak Mau Koalisi Besar Hanya Ajukan Satu Paslon, Yusril PBB: Itu Masalah Buat Konstitusi
-
Eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum Bebas, Tapi AHY Komentar Pun Ogah
-
CEK FAKTA: PDIP Blitar Deklarasi Dukung Anies Baswedan Menjadi Capres 2024
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial