Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut rezim orde baru (orba) masih berbahaya saat ini.
Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Rezim orde baru menjadi momok tersendiri bagi Indonesia.
"Kalau saya sih, masalah radikalisme sebenarnya sudah mulai bisa diatasi. Udah pada digebuk dan sulit mereka mau bangkit lagi," tulis Denny Siregar dikutip pada Rabu (3/5/2023).
"Yang harus jadi perhatian untuk diwaspadai adalah gerakan rezim orde baru yang ingin berkuasa kembali," tuli Denny Siregar.
Namun demikian, terdapat sentilan dari netizen yang menyebut ada beberapa orang dari rezim orde baru sudah masuk ke pemerintahan.
"bukannya orang-orang orba juga udh ada di circle pak dhe saat ini? yang jadi watimpres, yg jadi mentri," tulis netizen dengan akun @ali_vikal.
Denny Siregar pun memberikan jawaban. Ia menyebut selama tidak menguasai pucuk pimpinan hal itu masih aman.
"Selama mereka tidak ada di puncak kekuasaan, tidak masalah. Masih bisa dikendalikan," tulis Denny Siregar.
"Yang sulit adalah ketika mereka memegang semua kendali kebijakan. Bahkan yg radikal yg sudah digebuk, bisa kembali dlbangkit sebagai bagian dari pertahanan," jelas Denny Siregar.
Baca Juga: Dibungkam Sociedad, Real Madrid Hilang Fokus karena Sudah Pikirkan Man City
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar