Seorang guru di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat yang melaporkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) justru diintimidasi menjadi viral di media sosial.
Bahkan dalam klarifikasinya di media sosial, guru bernama Husein Ali Rafsanjani ini memilih untuk mengundurkan diri dari ASN. Hal itu ikut membuat geram netizen dan mengkritik pemangku jabatan.
Husein Ali Rafsanjani mengaku dugaan pungli itu terjadi saat dirinya tengah menjalani latsar CPNS di tahun 2020. Pada latsar itu semua guru wajib ikut dan membayar uang transportasi Rp350 ribu.
Mengingat kondisi keuangan Husein saat itu tidak mencukupi dan diminta paksa, dirinya melaporkan ke website lapor.go.id. Namun hal itu diketahui BKSDM Pangandaran dan Husein dipanggil.
Dalam klarifikasi dan pemanggilan dirinya, BKSDM Pangandaran mengaku hanya meluruskan dugaan pungli yang terjadi.
Dalam pernyataan Kepala BKSDM Pangandaran, Dani Hamdani, dugaan pungli itu bukan dari instansinya, melainkan dari koordinator latsar. Ia juga membantah adanya intimidasi.
Berbeda dari pernyataan Dani Hamdani, Husein yang dipanggil oleh BKSDM justru diminta untuk menurunkan laporan tersebut. Bahkan terancam dipecat jika tak menurunkan.
"Lucunya ancamannya dipecat. Karena saya masih polos waktu itu, akhirnya saya minta surat pemecatannya hari itu juga. Mereka malah bingung dan malah ngancem ke temen-temen saya di sekolah," kata Husein dikutip dari video yang diunggah akun Twitter, @Heraloebss, Rabu (10/5/2023).
Meski kasus yang terjadi pada 2020 dan kembali viral pada 2023, hal itu menyusul dengan permintaan Husein untuk mengurus surat pengunduran diri yang tak kunjung diproses.
Baca Juga: Viral Guru ASN di Pangandaran Curhat Dapat Pungli Saat Latsar, Susi Pudjiastuti Ikut Beri Sorotan
Dani Hamdani justru menyebutkan bahwa proses pengunduran diri itu harus ada syarat yang harus dilengkapi. Bahkan BKSDM Pangandaran akan kembali mengundang Husein untuk memberikan klarifikasi terhadap pengunduran dirinya dalam waktu dekat. Namun hal itu menjadi pertanyaan mengingat pengajuan pengunduran diri dilakukan dari tahun 2020 namun tak kunjung selesai hingga 2023.
Viralnya kasus tersebut, membuat netizen geram. Tak sedikit yang mengkritik BKSDM Pangandaran yang dinilai tidak menjaga SDM-nya yang masih memiliki potensi besar untuk masa depan.
"Omongan pejabat itu kayak sampah," tulis @lufficiu*** emosi.
"Emang ga ada otak pemangkun jabatan ini, segitu gilanya melindungi kursi tempat dia duduk. Bener anti kritik padahal emang bawahannya yang salah," tulis @miqbalghuf***.
"Pejabat-pejabat sekarang tuh sebenernya sehat jasmani dan rohani ga sih?," sindir@vandy***.
Selain mendapat atensi di media sosial, kasus dugaan pungli hingga mengintimidasi seorang guru di Pangandaran ini juga mendapat tanggapan dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Dirinya juga sudah menghubungi Bupati Pangandaran dan meminta kasus itu diselesaikan. Dalam cuitannya di Twitter pribadinya, Bupati berjanji menindak anak buahnya jika mereka terbukti salah.
Berita Terkait
-
Viral Guru ASN di Pangandaran Curhat Dapat Pungli Saat Latsar, Susi Pudjiastuti Ikut Beri Sorotan
-
Polisi Tetapkan Guru Honorer hingga Polisi Kehutanan Jadi Tersangka Penjual Air Gun ke Pelaku Penembakan Kantor MUI
-
Viral ASN Guru di Pangandaran Resign Usai Diintimidasi Senior, Diduga Karena Lapor Pungli
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun