Belakangan ini, Dewi Perssik kambali dihujat netizen karena goyangannya dianggap terlalu berlebihan saat off air.
Menanggapi hal tersebut, Dewi Perssik menyebut bahwa dirinya bisa menempatkan diri sebagai seorang selebritas. Pasalnya, ia bisa tampil sesuai permintaan kliennya.
"Gini loh, gais, kalau misalkan gue di acara pengajian, ya gue pasti akan diem kayak patung secara khidmat. Tapi, kalau misalkan di acara panggung besar, acara rokok, acara festival, ya tergantung klien," ujar Dewi Perssik.
"Kalau gue dibebaskan untuk bergoyang, ya gue goyang aja," lanjutnyam
Bahkan, tak sedikit pula netizen yang menyebut bahwa goyangan Dewi Perssik itu adalah goyangan ranjang. Hal tersebut pun ditampik oleh pedangdut asal Jember itu dengan celetukan.
"Kalau ada yang bilang itu goyangan ranjang, yakin itu goyangan ranjang kayak goyangan aku?" tutur Dewi Perssik.
"Ya nggak mungkin banget. Goyangan ranjang kayak goyangan kayak punya aku ya putul kabeh rek," lanjutnya.
Meski begitu, ia pun mengucapkan terima kasih kepada netizen yang telah memberikan masukan untuknya. Namun, mantan istri Angga Wijaya itu mengatakan bahwa sebagai seorang selebritas, dirinya harus bisa menempatkan diri.
"Ya terima kasih masukannya, tapi menurut aku ya kita sebagai seorang selebritas, sebagai seorang penyanyi, ya aku bisa menempatkan diri aja, aku di mana, dan kliennya maunya aku seperti apa. Gitu ya," ungkapnya.
Baca Juga: Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar Digadang jadi Cawapres, Ganjar: Semua Potensinya Sama
Menurutnya, netizen tak perlu capek-capek membandingkan dan meminta dirinya belajar dari artis atau pedangdut lainnya. Sebab, baginya skill bisa ditiru, akan tetapi rezeki tidak bisa ditiru.
"Jadi, alhamdulillah kalau sampai sekarang masih ada saja rezeki dari aku, karena aku tidak pernah mau menutup rezeki orang lain," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino
-
Film The Mind Journey, PTBA Dorong Kesadaran Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Heboh Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 M, Pemprov Kaltim Buka Suara
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas