Jubir Sandiaga Uno Bidang Politik Denny H. Suryo Prabowo menyambut baik nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang masuk dalam radar bakal cawapres yang mendampingi bakal capres PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo.
“Pada dasarnya, kami menyambut baik karena semua sahabat, apalagi Mbak Puan Maharani juga sudah beberapa kali menyebut nama Bang Sandiaga Uno,” kata Denny, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Nama Sandiaga pertama kali disebut oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebagai salah satu nama yang masuk dalam radar bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar di konsolidasi internal dengan kader-kader PDIP di Sukabumi, Jawa Barat, pada pertengahan Mei lalu.
Kedua, Puan kembali menyebut nama Sandiaga ketika merinci sejumlah nama yang sedang dipertimbangkan sebagai pendamping Ganjar di sela-sela perhelatan Rakernas III PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6).
Dalam kesempatan tersebut, Puan juga menyampaikan pasangan yang diusung PDIP di Pilpres 2024, jika mendapatkan amanat rakyat terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, harus meneruskan program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Denny, Sandiaga sebagai salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju (KIM) tentunya sejalan dengan visi dan misi Jokowi sehingga ia dapat meneruskan program-program pemerintahan Presiden Jokowi.
“Bang Sandiaga selama ini selalu seiring dan sejalan dengan Presiden Jokowi,” ucap Sekjen Rumah SandiUno Indonesia (RSI) tersebut.
Denny juga mengatakan Sandiaga siap bekerja sama dengan siapa pun untuk kemajuan Indonesia.
“Semua pintu masih terbuka lebar. Perkembangan politik masih sangat cair. Mungkin saja, akan ada kejutan-kejutan dalam waktu-waktu ke depan,” ucap Denny.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
-
Bandara Kualanamu Catat Kenaikan Penumpang 29,4 Persen
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Dini Hari Mencekam di Palembang, Mobil Dibakar Bom Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini