Mantan bintang Persija Jakarta asal Argentina, Gustavo Chena baru-baru ini memberikan kritikan pedas tentang pengelolaan klub sepak bola Indonesia.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2023/2024 akan mulai berjalan 1 Juli mendatang.
Ada hal baru pada kompetisi musim depan, terutama penambahan kuota pemain asing yang awalnya 4 menjadi 6.
Di musim depan, akan ada peraturan yang mewajiban memainkan minimal satu pemain U-23 (kelahiran maksimal 1 Juli 2001) dalam starting XI dengan durasi bermain minimal 45 menit.
Jika pemain tersebut dipanggil Timnas maka penggantinya diperbolehkan menggunakan pemain lain yang sudah terdaftar pada klub.
Soal pemain muda, mantan bintang Persija Jakarta asal Argentina, Gustavo Chena baru-baru ini memberikan kritikan pedas tentang pengelolaan klub sepak bola Indonesia.
Dalam wawancara dengan media Infobae, Chena menilai klub sepak bola Indonesia lebih tertarik pada hal instan.
Mendatangkan pemain terkenal salah satu bukti bahwa sepak bola Indonesia ingin cepat bagus tanpa mau berproses.
"Sepertinya mereka (sepak bola Indonesia) lebih tertarik pada hal instan. Mereka mendatangkan pemain terkenal, tapi tidak memiliki basis kuat di akar rumput, pembinaan pemain muda," kata dia yang dilansir, Kamis (22/6/2023).
Baca Juga: Pantau Pelaksanaan Haji 1444 H, Muhaimin Iskandar Pimpin Timwas Haji Tahap II DPR RI
Menurutnya, klub Indonesia masih berhati-hati dalam memberi kepercayaan memainkan pemain muda karena dinilai belum matang.
"Di sana, mereka percaya pemain berusia 22 tahun masih muda dan bisa berkembang. Sementara di Argentina, pemain usia 17 tahun sudah melakukan debut di kasta tertinggi," tegas Gustavo Chena.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus
-
Ahmad Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Tak Akan Lemahkan Otonomi Khusus
-
Viral Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project, Newport Bakal Tindak Kru