/
Kamis, 06 Juli 2023 | 20:19 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menuruni tangga untuk menemui suporter dan pemain timnas Indonesia usai menang lawan Vietnam di Olympic Stadium Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023). (ANTARA/Bayu Kuncahy)

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir harus memutar otak untuk melunasi hutang kepengurusan PSSI sebelumnya.

Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menjelaskan, PSSI Erick Thohir telah ditagih utang kurang lebih hapir Rp 100 miliar.

"Kami saat ini ditagih utang puluhan miliar," kata Arya Sinulingga, melansir akun Instagram @pengamatsepakbola, Kamis (6/7/2023).

Ia juga mengklaim dalam kepengurusan PSSI era Erick Thohir tidak memiliki utang. Namun ia juga mengaku tak punya uang saat sudah da tagihan utang warisan tersebut. 

"Sebelumnya kami hanya terima ketika dikasih. Uang tidak ada. Nol," katanya.

Saat tidak ada uang dan sudah ada tagihan yang masuk, ia juga bingung karena somasi dan ancaman juga sudah mulai datang saat penagihan.

"Sudah ada yang mengancam dan menyomasi kami. Utang ini banyak banget datang, uangnya tidak ada," katanya.

Arya mengatakan, beberapa rincian tagihan utang PSSI berasal biaya-biaya timnas dari sewa hotel, transportasi, tiket. Selain itu juga ada utang kepada perangkat pertandingan seperti akomodasi, honor wasit dan lainnya.

PSSI akan mencarikan jalan dan usaha agar bisa melunasi utang tersebut.

Baca Juga: Jangan Sampai Gagal, Ikuti 6 Cara Simpel Asyik nan Nyaman saat Traveling

Erick Thohir juga telah memberikan arahan untuk segera pelunasan utang PSSI, diutamakan yang menyangkut hidup orang seperti wasit dan perangkat pertandingan.

Load More