Pengamat Politik sekaligus Akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Indaru Setyo mengatakan bahwa para calon presiden (capres) sudah mengantongi nama-nama pendampingnya untuk bertarung di Pilpres 2024 nanti.
Namun mereka memang sengaja menahan untuk tak segera mengumumkan, menyusul parpol dan koalisi yang mengusung capres masih menghitung ketat.
"Saya pikir mereka masih menghitung walaupun mereka sudah mengantongi beberapa nama figur dan lain sebagainya," ujar Indaru dikutip Rabu (12/7/2023).
Ia menyebutkan bahwa perhitungan partai tersebut menyusul adanya kelompok pemilih mulai dari kalangan muda, pemilih yang basisnya identitas hingga agama dan masih banyak lain.
Indaru menjelaskan jika cawapres yang dipilih partai ini bukan hanya unggul dalam popularitas yang dapat diterima publik dari kalangan muda atau dari pemilih yang berbasis identitas.
"Nah jadi pertimbangan-pertimbangan ini yang saya pikir membuat parpol menghitung. Misalnya yang bisa diterima publik berasal dari basis nahdliyin," terangnya.
Berkaca dari Pemilu 2019, Indaru menyontohkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Memilih Ma'ruf Amin dianggap untuk menekan konflik.
Menurut dia, hal semacam itu juga akan punya pengaruh hampir cukup strategis tentang peran siapa yang akan dipilih terkait dengan keterpilihannya pada Pemilu Serentak 2024.
"Jadi, partai koalisi tidak akan sembarangan menempatkan ini karena menurut saya ini semuanya fifty fifty. Nah, ini yang butuh calon wakil presiden yang bisa menambal, menambah kepercayaan publik bagi calon presiden itu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku