/
Rabu, 12 Juli 2023 | 21:35 WIB
Yenny Wahid dan Anies Baswean (Instagram)

Munculnya dukungan pasangan Anies Baswedan dan Yenny Wahid, dianggap saling melengkapi jika itu terealisasi.

Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali menyebutkan bahwa sosok Yenny Wahid merepresentasikan perempuan cerdas yang plural dalam pemikiran.

"Saya pikir dia (Yenny) merupakan perempuan yang cerdas. Bahkan hubungan globalnya tak bisa dianggap sepele. Dia juga punya pemikian plural yang mewarisi dari Gus Dur," ternag Ahmad Ali dikutip Rabu (12/7/2023).

Menurutnya Anies dan Yenny saling melengkapi, di mana Anies dianggap orang yang kuat dalam kepemimpinan dan Yenny mampu mendorong dari belakang. Di samping itu basis Nahdliyin juga melekat dalam diri Yenny.

Meski begitu, Ali menyebut keputusan memilih cawapres ada di tangan Anies Baswedan. Tentunya banyak pertimbangan yang dilakukan Anies sebelum memutuskan cawapresnya.

"Memilih si ini apa pertimbangannya?, nah apakah lalu akan ada yang bergeser?. Ada koalisi yang kabur? bisa jadi iya, bisa juga tidak," terang dia.

"Tapi pastinya Koalisi Perubahan ini sudah solud. Kita sudah mengantisipasi hal-hal itu," katanya.

Di sisi lain, Koalisi Perubahan untuk Persatuan sudah bersepakat dalam penentuan cawapres. Tidak ada yang eksklusif untuk memilih cawapres.

"Tidak ada ketua kelasnya. Semua partai memiliki kesetaraan di sini, punya komitmen yang sama, punya pandangan yang sama, tidak penting siapa cawapresnya, yang penting capresnya Anies Baswedan," kata dia.

Baca Juga: Yenny Wahid Unggah Foto Selfie BarengAHY, Waketum Demokrat Tanggapi Sebagai Pertanda Baik

Anies Baswedan sudah mengantongi satu nama cawapres yang bakal menemaninya di Pemilu 2024 nanti. Namun bagi Ahmad Ali kemungkinan memilih cawapres dari luar koalisi masih bisa terjadi.

Load More