Persoalan Wenny Ariani dengan Rezky Aditya terkait kejelasan status hukum anaknya, Kekey masih belum menemui titik terang.
Wenny naik pitam lantaran pihak Rezky disebut berusaha keras menolak Kekey, salah satunya dengan adanya pengajuan kasasi. Namun, persoalan kasasi tersebut kemudian dijelaskan oleh kuasa hukum RezkyAditya.
“Jadi, sebenarnya pertimbangan kami waktu itu kenapa harus melakukan kasasi? Karena putusan banding menyatakan kami adalah ayah biologis sepanjang bisa dibuktikan sebaliknya,” ujarnya.
“Nah, putusan ini kan berarti menggantungkan pada satu keadaan yang belum ada. Which is kita semua tau keadaan itu apa, adalah tes DNA,” lanjutnya.
Karena menilai putusan ini tidak menjamin suatu kepastian hukum, maka pihak Rezky Aditya pun melakukan kasasi. Menurut mereka, kasasi tersebut bukan persoalan menang dan kalah.
“Tapi soal mendudukkan perkara hukum ini, karena klien kami dinyatakan melakukan perbuatan melanggar hukum. Perbuatan melanggar hukum yang mana?” ungkap kuasa hukum Rezky Aditya.
“Anak itu saja belum terbukti merupakan anak biologis dari klien kami,” imbuhnya.
Sementara itu, kuasa hukum Rezky Aditya sendiri menyebutkan bahwa Rezky tak pernah menolak untuk tes DNA.
“Dalam proses itu, pada saat kita menang di pengadilan negeri, yang ada di kepala Rezky pada saat itu sebagai manusia, ‘saya ingin memutus keraguan, saya ingin tes DNA’,” tuturnya.
Baca Juga: Jokowi Banding ke WTO Soal Larangan Ekspor Nikel, Uni Eropa Geram
Kuasa hukum Rezky Aditya pun menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan dua kali pertemuan dengan pihak Wenny Ariani dan Kekey.
Bahkan, mereka telah membicarakan hal detail ketika Kekey terbukti merupakan anak Rezky Aditya. Jika terbukti, Rezky mengaku siap bertanggung jawab.
“Dan ingat, saya bilang, bukan hanya nafkah secara lahir saja, karena ini anak butuh yang namanya kasih sayang orang tua,” lanjut kuasa hukum Rezky.
“Persoalan DNA ini persoalan sendiri, dari awal kita sudah mau DNA, dan kita sudah bahas,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Arsenal Vs Chelsea Jadi Sorotan, Manchester City Lawan Leeds United
-
Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Beckham Putra Masih Belum Puas
-
Cara Menghitung THR Ojol dan Simulasi Pencairan BHR 2026
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif
-
WNA Rasis di Medsos: Bisa Nggak Sih Dijerat Hukum Indonesia?
-
Nyawa Hampir Dicabut Malaikat Izrail, Striker Inggris Ini Lanjutkan Karier di Liga Qatar