/
Jum'at, 14 Juli 2023 | 12:16 WIB
Kuasa Hukum Rezky Aditya ([TikTok/ceritaseleb])

Persoalan Wenny Ariani dengan Rezky Aditya terkait kejelasan status hukum anaknya, Kekey masih belum menemui titik terang. 

Wenny naik pitam lantaran pihak Rezky disebut berusaha keras menolak Kekey, salah satunya dengan adanya pengajuan kasasi. Namun, persoalan kasasi tersebut kemudian dijelaskan oleh kuasa hukum RezkyAditya.

“Jadi, sebenarnya pertimbangan kami waktu itu kenapa harus melakukan kasasi? Karena putusan banding menyatakan kami adalah ayah biologis sepanjang bisa dibuktikan sebaliknya,” ujarnya.

“Nah, putusan ini kan berarti menggantungkan pada satu keadaan yang belum ada. Which is kita semua tau keadaan itu apa, adalah tes DNA,” lanjutnya.

Karena menilai putusan ini tidak menjamin suatu kepastian hukum, maka pihak Rezky Aditya pun melakukan kasasi. Menurut mereka, kasasi tersebut bukan persoalan menang dan kalah.

“Tapi soal mendudukkan perkara hukum ini, karena klien kami dinyatakan melakukan perbuatan melanggar hukum. Perbuatan melanggar hukum yang mana?” ungkap kuasa hukum Rezky Aditya.

“Anak itu saja belum terbukti merupakan anak biologis dari klien kami,” imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum Rezky Aditya sendiri menyebutkan bahwa Rezky tak pernah menolak untuk tes DNA.

“Dalam proses itu, pada saat kita menang di pengadilan negeri, yang ada di kepala Rezky pada saat itu sebagai manusia, ‘saya ingin memutus keraguan, saya ingin tes DNA’,” tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Banding ke WTO Soal Larangan Ekspor Nikel, Uni Eropa Geram

Kuasa hukum Rezky Aditya pun menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan dua kali pertemuan dengan pihak Wenny Ariani dan Kekey. 

Bahkan, mereka telah membicarakan hal detail ketika Kekey terbukti merupakan anak Rezky Aditya. Jika terbukti, Rezky mengaku siap bertanggung jawab. 

“Dan ingat, saya bilang, bukan hanya nafkah secara lahir saja, karena ini anak butuh yang namanya kasih sayang orang tua,” lanjut kuasa hukum Rezky.

“Persoalan DNA ini persoalan sendiri, dari awal kita sudah mau DNA, dan kita sudah bahas,” pungkasnya. 

Load More